Home >  Berita >  Aceh Timur

Abdurahman BTM: Penegakan Islam di Aceh Jangan Setengah Hati

Abdurahman BTM: Penegakan Islam di Aceh Jangan Setengah Hati
Mantan Anggota DPD RI, Tgk Abdurrahman BTM
Jum'at, 31 Maret 2017 16:14 WIB
Penulis: Ilyas Ismail

IDI - Mantan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Tgk Abdurahman BTM, meminta Pemerintah Aceh dalam rangka penegakan syariat Islam jangan setengah hati. Penegakan syariat Islam harus dimulai dari generasi muda dan harus dengan sebuah aturan.

“Sasaran penegakan syariat Islam harus diutamakan kepada pelajar sekolah dasar dan sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA), karena mereka merupakan generasi penerus Aceh di masa akan datang,” kata Tgk Abdurahman BTM kepada GoAceh, Jumat (31/3/2017).

Katanya, penerepan syariat Islam di Aceh, jangan amar ma'ruf (perintah kebaikan) saja, namun harus diberengi dengan nahi mungkar (mencegah kemaksiatan). ”Kalau ajakan kebaikan saja itu masih setengah hati,” kata dai kondang Aceh tersebut. 

Lanjutnya, palaksanaan syariat Islam di Aceh juga harus melibatkan orang-orang yang ahli di bidang syariat Islam. “Sesuai dengan perkataan Rasulullah SAW dalam sebuah hadis dirawatakan Bukhari dari Abu Harairah, "Apabila perkara diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya maka tunggulah kehancuran".

Ads
"Untuk itu para pimpinan dayah dan para ulama atau santri harus dilibatkan dalam penegakan syariat Islam di Aceh,” paparnya. 

Ia juga berharap Pemerintah Aceh untuk dapat membuat qanun syariat Islam tentang wajib para pelajar dapat membaca Alquran dan kitab jawoe (jawi).

“Palajar tamatan SD harus wajib membaca Alquran dan kitab jawoe saat hendak melanjutkan ke jenjang SMP dan harus mendapat rekomendasi dari pimpinan dayah atau balai pengajian yang mengesahkan mereka bisa baca Alquran dan kitab jawoe,” harap mantan senator kelahiran Aceh Timur itu.

 
 
 
Editor : Kamal Usandi
Kategori : Aceh Timur, Aceh, Umum
www www