Home >  Berita >  Umum

Baru Dibangun, SMA Unggul Pasie Raja Sudah Rusak

Baru Dibangun, SMA Unggul Pasie Raja Sudah Rusak
Beberapa bagian bangunan sekolah yang sudah rusak, Kamis (23/3/2017). [Hendrik]
Kamis, 23 Maret 2017 14:46 WIB
Penulis: Hendrik

TAPAKTUAN - Koordinator LSM Pusat Pemantau Kebijakan Publik Kabupaten Aceh Selatan, Adi Irwan mengkritisi realisasi pekerjaan pembangunan proyek SMA Unggul Pasie Raja sumber anggaran Otsus 2015 yang menyedot anggaran mencapai Rp2,2 miliar. 

Soalnya, meskipun keberadaan fasilitas infrastruktur untuk menunjang kualitas pendidikan yang dibangun di Gampong Ujong Padang, Kecamatan Pasie Raja tersebut baru berusia sekitar dua tahun, namun kondisinya sekarang ini sudah mulai rusak.

Menurut Adi, berdasarkan hasil pantauan langsung pihaknya ke lapangan beberapa waktu lalu, terlihat jelas kondisi bangunan sekolah tersebut sudah sangat memprihatinkan.

“Plafon beberapa bangunan Ruang Kelas Belajar (RKB) bagian belakang dan bagian dalam terlihat sudah ambruk. Kondisi itu diduga disebabkan karena atap bangunan sudah sejak lama bocor sehingga berdampak rusaknya plafon," kata Adi kepada wartawan di Tapaktuan, Kamis (23/3/2017).

Ads
Baca: Satu Sekolah Rusak di Bener Meriah Akibat Gempa

Tidak hanya itu, sambungnya, beberapa bagian dinding ruang kelas belajar dan ruang kantor guru juga sudah terlihat retak-retak yang diduga disebabkan karena material bahan bangunan yang digunakan oleh oknum kontraktor pelaksana asal-asalan atau tidak berkualitas, sehingga konstruksi bangunan tidak kokoh atau tidak mampu bertahan lama.

Selain itu, kata dia, kondisi kerusakan bangunan  sekolah tersebut juga sudah terlihat pada bagian kusen jendela dan kusen pintu yang terlihat sudah baling-baling dan retak. 

"Yang ironisnya lagi, keberadaan pintu dan jendela ruang kelas belajar dan pintu ruang kantor guru juga terlihat sudah hancur, karena daun pintu yang dipasang hanya menggunakan material triplek tipis dan lembek," ungkapnya.

Pihaknya, sambung Adi, mengimbau kepada para dewan guru dan para siswa agar ekstra hati-hati dalam menggunakan ruang kelas saat berlangsungnya proses belajar mengajar.

Sebab dengan melihat konstruksi dinding bangunan yang sudah mulai retak-retak dan beberapa titik bagian plafon sudah mulai ambruk, bukan tidak mungkin sewaktu-waktu dikhawatirkan akan menimpa para siswa dan dewan guru sekolah dimaksud.

Editor : Yudi
Kategori : Umum, Aceh Selatan
www www