Home >  Berita >  Bireuen

Pemerintah Bireuen Segera Bangun Getek di Krueng Tingkeum

Pemerintah Bireuen Segera Bangun Getek di Krueng Tingkeum
Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Ismunandar.
Rabu, 22 Maret 2017 23:08 WIB
Penulis: Joniful Bahri

BIREUEN - Untuk menanggulangi persoalan dan tuntutan masyarakat dan mempermudah transportasi para siswa, Pemerintah Daerah Bireuen melalui Badan Panggaulang Bencana Daerah (BPBD) Bireuen dan Aceh segera membangun getek penyeberangan.

Terkait tuntutan sebagian tokoh masyarakat yang disampaikan dalam rapar kordinasi di ruang DPRK Bireuen kemarin, meminta dibagunnya jembatan darurat, berdampingan dengan jembatan Kutablang yang sedang dibongkar, tentu berdampak terhadap risiko teknis yang tinggi.

Baca juga: Inilah Hasil Rakor Penanggulangan Jembatan Kutablang Bireuen

“Kalau secara teknis, bila dilakukan pembangunan jembatan darurat, maka harus dilaksanakan pemancangan tiang penyangga (pilar) berbentuk besi atau kayu dan otomatis di pancang dalam posisi rapat,” kata Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Ismunandar kepada GoAceh, Rabu (22/3/2017).

Ads
Apabila hal ini dilakukan, tambah  Ismunandar,  maka akan  berpotensi dan dapat menghambat aliran air sungai serta manahan sampah yang hanyut pada saat musim penghujan.

“Pengalaman jembatan permanen Krueng Tingkuem ini, dibangun satu buah pilar tengah saja bisa miring, saat dihantam kayu yang hanyut beberapa waktu lalu,” katanya.

Namun, untuk menanggulangi hal ini, pihaknya lebih cenderung dibangun jalur getek serta penyediaan boat kusus untuk transportasi anak sekolah maupun guru bekerja ke Kota Kecamatan Kutablang.

“Hal ini sudah dilakukan koordinasi dan dibicarakan ke pihak Satker serta ditanggulangi oleh pemerintah melalui Badan Panggulangan Bancana Aceh yang akan ditempatkan tim BPBD Bireuen,” katanya.

Apalagi bila jembatan darurat yang dibangun nantinya, tentu harus pasang tiang penyangga atau pilar yang rapat, tentu akan berdampak risiko yang luar biasa dan biasa terhadap masyarakat Kutablang sendiri.

“Artinya risiko keamanan secara teknis ini sangat tinggi akan terjadi musibah. Ini merupakan analisa dan pertimbangan secara teknis di lapangan,” sebutnya.

Baca juga: Tokoh Masyarakat Kutablang Bireuen Desak Dibangun Jembatan Darurat

Di bagian lain, Ismunandar mengatakan, penanganan jembatan dan jalur alternatif, pihaknya hanya sebatas melakukan koordinasi. Sementara yang menangai hal itu telah ditunjuk, semua Balai Pelaksana Jalan  Nasional (PJN) 1 Wilayah Aceh dan Satker.

Editor : Zuamar
Kategori : Bireuen, Aceh, Umum
www www