Home >  Berita >  Hukrim

BUMD Fajar Selatan Diduga Beli Kendaraan Atas Nama Perusahaan Pribadi Direktur

BUMD Fajar Selatan Diduga Beli Kendaraan Atas Nama Perusahaan Pribadi Direktur
Kantor Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Fajar Selatan. [Hendrik]
Kamis, 09 Maret 2017 14:17 WIB
Penulis: Hendrik

TAPAKTUAN - Keputusan Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Fajar Selatan, Azwar MR membeli beberapa unit kendaraan roda dua dan roda empat pada 2015 yang bersumber dari dana hibah APBK Aceh Selatan, terancam berdampak kasus hukum.

Soalnya, pengadaan kendaraan yang bertujuan untuk menunjang operasional perusahaan daerah plat merah tersebut justru menggunakan perusahaan milik pribadi Azwar MR atas nama CV Aneuk Meukek.

Baca: LCKI Desak Lembaga Pemeriksa Keuangan Audit BUMD di Aceh

Hal itu terungkap berdasarkan hasil temuan tim Pansus DPRK Aceh Selatan beberapa waktu lalu sebagaimana diutarakan kembali oleh salah seorang anggota tim pansus, Tgk Adi Zulmawar yang juga dibenarkan oleh Ketua Badan Pengawas BUMD Fajar Selatan, Ashar Baharuddin dan Kabag Pemerintahan Setdakab Aceh Selatan, Fujianto, saat dihubungi secara terpisah oleh wartawan, Kamis (9/3/2017).

Ads
Tgk Adi Zulmawar mengungkapkan, keputusan Direktur BUMD Fajar Selatan, Azwar MR menggunakan perusahaan milik pribadi dalam pengadaan kendaraan perusahaan dinilai merupakan sebuah keputusan keliru dan patut untuk dipertanyakan.

“Terus terang saja, kami telah menaruh kecurigaan mendalam atas keputusan Direktur BUMD Fajar Selatan Azwar MR menggunakan perusahaan pribadi dalam pengadaan kendaraan perusahaan. Sebab, seandainya saja suatu saat nanti yang bersangkutan tidak lagi bekerja di BUMD, kami rasa sah-sah saja jika ahli waris yang bersangkutan mengklaim bahwa kendaraan tersebut milik pribadi saudara Azwar MR,” kata Tgk Adi Zulmawar.

Anehnya, sambung Tgk Adi, di saat persoalan tersebut dipertanyakan langsung kepada yang bersangkutan oleh anggota dewan dalam rapat resmi di Kantor DPRK beberapa waktu lalu, Azwar MR justru menyatakan bahwa keputusan tersebut merupakan sebuah kekhilafan pihaknya.

Baca: Bupati Aceh Selatan Diminta Evaluasi Kinerja Direktur BUMD

Karena itu, pihaknya berjanji akan merubah kembali prosedur pengadaan kendaraan dimaksud.

“Coba anda bayangkan, apakah logis (masuk akal) pernyataan seorang Direktur BUMD Fajar Selatan ketika sudah dipertanyakan oleh anggota dewan terkait pengadaan kendaraan perusahaan atas nama perusahaan pribadinya, di saat itu pula dia mengaku khilaf dan berjanji akan merubah prosedur pengadaan kendaraan tersebut. Seandainya persoalan ini tidak terungkap, berarti sampai nanti akan atas nama perusahaan pribadinya,” sesal Tgk Adi Zulmawar.

Editor : Yudi
Kategori : Hukrim, Aceh Selatan
www www