Home >  Berita >  Ekonomi

Polda Aceh Tangkap Kayu Ilegal 8 Kubik di Seulawah

Polda Aceh Tangkap Kayu Ilegal 8 Kubik di Seulawah
Konferensi pers di Aula Ditreskrimsus dan barang bukti yang diamankan di Mapolda Aceh, Selasa (7/3/2017). [Hafiz Erzansyah]
Selasa, 07 Maret 2017 15:50 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah
BANDA ACEH - Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Aceh menangkap sebuah truk bermuatan 30 batang kayu bulat jenis rimba campuran tanpa dokumen (3 kubik). Lokasinya di Jalan Medan-Banda Aceh, kawasan Gampong Lamtamot, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, pada Jumat, 24 Februari 2017.
 
Hal ini dikatakan Kapolda Aceh Irjen Pol Rio S Djambak, melalui Dirreskrimsus Kombes Pol Armensyah Thay didampingi Wadirreskrimsus AKBP Ridwan Usman, Kasubdit IV Tipiter, AKBP Erwan, dan Kasubdit Pid, AKBP Sulaiman, dalam konferensi pers di Ruang Aula Dit Reskrimsus, Mapolda, Banda Aceh, Selasa (7/3/2017). 

"Tersangka berinisial MU alias AR, diduga melanggar pasal 82 ayat 2 dan atau pasal 83 ayat 1 huruf b jo pasal 12 huruf e UU RI Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan," ujar AKBP Sulaiman.
 
Selain itu, tambahnya, juga menangkap sebuah truk bermuatan kayu olahan jenis rimba campuran sebanyak kurang lebih 5 kubik tanpa dokumen, di Jalan Soekarno Hatta, kawasan Gampong Lampeneurut, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, pada 27 Februari 2017. 

"‎Tersangka berinisial SA dan diduga melanggar pasal 83 ayat 1 huruf b jo pasal 12 huruf e UU RI Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan," katanya.
 
Saat ini, pihaknya masih menangani kasus dengan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi‎. "Kita juga berkoordinasi dengan pihak Dinas Kehutanan provinsi Aceh, melakukan lacak balak (mengambil titik koordinat pada lokasi tebang) dan meminta pengukuran dan jenis kayu ke pihak Dinas Kehutanan Aceh dan masih kita lakukan pengembangan terhadap kasus ini," jelasnya.
 
‎Mantan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh ini, juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan perambahan hutan secara ilegal. "Jika ditemukan kayu tanpa dokumen akan ditangkap dan diproses. Kita minta kepada masyarakat, agar masyarakat tidak melakukan penebangan kayu tanpa izin dari pejabat yang berwenang," tambah Kombes Pol Armensyah Thay.
 
Ads
Editor : Kamal Usandi
Kategori : Ekonomi, Aceh, Aceh Besar, Banda Aceh
www www