Home >  Berita >  Umum

Gunung Pandan, Pesona Alam yang Tersembunyi

Gunung Pandan, Pesona Alam yang Tersembunyi
Pengunjung sedang menikmati air sungai di Gunung Pandan, Minggu (5/3/2017). [Dedek]
Minggu, 05 Maret 2017 18:16 WIB
Penulis: Dedek

KUALASIMPANG - Gunung Pandan yang berada di Gampong Seulamat, Kecamatan Tenggulun, Kabupaten Aceh Tamiang dengan waktu tempuh sekitar 2,5 jam perjalanan dari Kota Langsa, merupakan pesona alam eksotis yang tersembunyi di pedalaman Aceh Tamiang.

Mulai dari Simpang Seumadam hingga ke Gampong Simpang Kiri, perjalanan ke Gunung Pandan begitu nyaman karena jalan sudah diaspal dan mulai dari gampong tersebut atau sekitar 8,5 kilometer, baru jalannya bebatuan. Namun, tidak membuat cepat lelah masyarakat yang hendak menuju ke Gunung Pandan.

Sepanjang perjalanan, masyarakat melintasi perkebunan kelapa sawit, namun tidak sulit untuk menuju ke Gunung Pandan, karena sekitar 3,5 kilometer mencapai lokasi, di setiap persimpangan jalan sudah ada papan penunjuk jalan yang dibuat warga.

Selain bisa menikmati hamparan kebun sawit, masyarakat juga bisa menikmati pemandangan perkebunan karet, tanaman andalan masyarakat setempat untuk perekonomian keluarganya.

Ads
Untuk masuk ke lokasi, setiap mobil dikenakan tarif Rp10 ribu. Setibanya di Gunung Pandan, masyarakat langsung bisa menikmati pemandangan hutan yang asri serta nuansa sejuk dan rasa letih selama perjalanan pun sirna begitu saja.

Air jernih mengalir deras di sungai yang dihiasi batu-batu gunung menambah keindahan objek wisata Gunung Pandan. Saat masuk dan berendam ke dalam air sungai yang mengalir dari atas gunung begitu sejuk dan dingin.

Bila dibandingkan, Gunung Pandan tak jauh beda dengan Bukit Lawang Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Bahkan, bisa dikatakan masih indah Gunung Pandan karena suasananya yang masih benar-benar alami, apa adanya.

Di sini, pengunjung juga bisa melakukan tubing. Cukup menyewa ban senilai Rp25 ribu, pengunjung bisa melakukannya sepuas hati. Juga bisa dipandu warga setempat dengan membayar jasa mereka.

Bagi pengunjung, apalagi bersama keluarga, tidak perlu khawatir bila tidak membawa alas duduk, seperti tikar, untuk lesehan sambil menikmati keindahan alam. Karena, masyarakat setempat telah menyediakan gubuk mini yang berlantaikan tikar dengan biaya sewa Rp30 ribu.

Editor : Yudi
Kategori : Umum, Aceh Tamiang, Langsa
www www