Home >  Berita >  Umum

Warga Minta Kawasan Proyek Jalan di Tamiang Disiram Rutin

Warga Minta Kawasan Proyek Jalan di Tamiang Disiram Rutin
Debu yang timbul akibat pembangunan jalan dua jalur di Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (1/3/2017).
Rabu, 01 Maret 2017 12:24 WIB
Penulis: Suparmin
KUALASIMPANG - Sejak berjalannya pembangunan lanjutan jalan nasional dua jalur di Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, debu pengerjaan proyek itu mengepul tak hanya di jalan tapi hingga ke pemukiman warga.
Amatan GoAceh, meskipun kontraktor ada melakukan penyiraman terhadap debu tersebut, namun tidak bisa bertahan lama, mungkin karena teriknya cuaca. Akibatnya, warga seputaran lokasi pembangunan itu turut dikepung debu.
 
Atas kejadian itu, masyarakat di sana meminta pihak rekanan selaku pelaksana proyek untuk melakukan penyiraman jalan secara rutin, baik pada pagi hari, siang, dan sore hari.

Seorang penduduk setempat, Udin (52) kepada GoAceh, Rabu (1/3/2017), menyebutkan efek dari debu sangat rentan dengan penyakit. Kata dia, dampak dari penyebaran debu bisa berdampak meimbulkan penyakit infeksi saluran pernafasan atas (ispa).

"Yang melintasi jalan ini kan bukan hanya warga Aceh Tamiang saja. Sebab ini jalan negara yang menghubungkan antar provinsi. Harusnya pihak kontraktor lebih peka terhadap dampak yang ditimbulkan oleh debu yang terbang kemana-mana dan mengakibatkan penyakit ispa," ujarnya.
 
Sisi lain, keluhan mendalam juga dirasakan para pemilik warung makanan, seperti warung nasi serta penjual gorengan sepanjang jalan daerah itu. "Parah kali debunya, masuk-masuk ke dalam ruangan tempat tamu makan. Risih rasanya karena mengganggu kenyamanan orang yang sedang makan," ungkap pengelola salah satu rumah makan, Saleh kepada GoAceh.

General Supertenden (GS) PT SMS, Faisal beberapa kali dihubungi melalui telepon selulernya untuk dikonfirmasi belum tersambung.
Ads
Editor : Kamal Usandi
Kategori : Umum, Aceh Tamiang
www www