Mantri Tani dan TNI Miliki Andil Tingkatkan Ekonomi Petani

Mantri Tani dan TNI Miliki Andil Tingkatkan Ekonomi Petani
DPRK Aceh Tamiang saat Pansus APBN 2016 pengadaan indukan sapi. [Suparmin]
Senin, 27 Februari 2017 19:45 WIB
Penulis: Suparmin

KUALASiMPANG - Komisi B DPRK Aceh Tamiang memberikan apresiasi kepada para mantri tani dan pendamping kegiatan peningkatan pertanian dari unsur TNI atas upaya dan kerja kerasnya dalam meningkatkan taraf perekonomian rakyat pedesaan.

"Kita sangat mengapresiasi kepada mantri tani dan TNI dalam membantu rakyat dalam peningkatan pertanian dan peternakan di Aceh Tamiang. Ini dapat kami buktikan saat melakukan pansus pengadaan sapi untuk 20 kelompok tani ternak sapi di 11 kecamatan," ungkap Ketua Komisi B, Sarhadi, Senin (27/2/2017).

Sarhadi menyebutkan, mantri tani dan Babinsa memiliki andil besar dalam menyukseskan program pemerintah di bidang ketahanan pangan yang telah turut menolak dan mengembalikan indukan sapi yang tidak memenuhi kriteria dalam kontrak kerja tender kepada rekanan.

"Sebanyak 500 ekor sapi jenis Braman Cross yang didatangkan dari negara Australia ini merupakan bantuan pusat dengan menggunakan APBN tahun 2017," ujar Sarhadi.

Penolakan 21 ekor  indukan sapi ini, katanya, karena tidak memenuhi kriteria dimaksud disebabkan ada yang mati sebelum tiba di lokasi penerima manfaat. Di antaranya termasuk patah kaki, cacat tulang punggung dan ada yang sakit. Dari 500 ekor indukan sapi hanya sebanyak 479 ekor saja yang diterima rakyat.

"Meskipun demikian, dari Pansus yang kami lakukan di 20 kelompok tani ternak tersebut, tidak ada kami temukan adanya temuan yang menyebabkan kerugian keuangan negara," ujar Sarhadi.

Pansus komisi B DPRK Aceh Tamiang terhadap kegiatan pengembangan indukan sapi potong dilakukan oleh Wakil Ketua Dewan, Juanda, Ketua Komisi B, Sarhadi serta anggota Komisi B, T Irsyadul Afkar, Edi Susanto, Mawardi Nur, Mat Pasya dan Juniati.
Ads
Editor : Zainal Bakri
Kategori : Aceh Tamiang, Umum
www www