Home > Berita > Umum

Cari Ikan di Sungai, Seorang Petani Tewas Tenggelam di Bener Meriah

Cari Ikan di Sungai, Seorang Petani Tewas Tenggelam di Bener Meriah
Ilustrasi. [Liputan6.com]
Senin, 27 Februari 2017 20:15 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah

BANDA ACEH - Yusuf (40), warga Gampong Perdamaian, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah ditemukan tewas tenggelam di Sungai Weh Gegaring tepatnya di kawasan perkebunan PT HJ Subar, sekitar pukul 15.00 WIB, Sabtu (25/2/2017), sore.

‎Kapolres Bener Meriah, AKBP Deden Somantri mengatakan, korban tenggelam terseret air sungai sejauh satu kilometer, saat mencari ikan bersama empat rekannya.‎

Baca juga: Pencarian Korban Hanyut Subulussalam Libatkan Basarnas Kutacane

"Sekira pukul 20.00 WIB, korban melempar jala ke sungai dan terpeleset jatuh ke dalam sungai yang mana saat itu debit air sungai sedang tinggi karena hujan dan lalu korban terseret arus," ujarnya, Senin (27/2/2017).

Ads
‎Menurut keterangan saksi yang juga empat rekannya saat mencari ikan itu, korban terlihat hanyut terseret arus.

"Rekan-rekan korban yang berusaha menolong tidak berhasil menyelamatkan korban, dikarenakan arus air meningkat dan deras. Keempat rekannya juga berusaha mencari korban dengan menelusuri aliran sungai, namun tidak ditemukan," jelasnya.

‎Keempat rekannya tersebut kembali dan keesokan harinya memberitahukan peristiwa tersebut kepada keluarga korban dan masyarakat gampong.

"Selanjutnya, Reje Gampong beserta masyarakat melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai dan dibantu dengan tim SAR dan personel polsek yang tiba di lokasi, Minggu (26/2/2017) kemarin," kata Kapolres.

‎Sekira pukul 17.30 WIB, lanjutnya, akhirnya korban ditemukan meninggal dunia dengan posisi kepala ke bawah dan tersangkut di batang kayu. Selanjutnya, korban langsung dievakuasi oleh tim Basarnas dan dibawa ke Puskesmas Blang Rakal untuk autopsi.

Baca juga: Korban Hanyut di Lae Kombih Ditemukan tak Bernyawa

‎"Berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan oleh dokter, Muhammad, ditemukan luka lecet di sekujur tubuh korban dan luka robek pada selangkangan korban yang diduga akibat benturan batu saat terseret arus sungai, kurang lebih sekitar 10 kilometer dari Sungai Weh Gegareng hingga ke Sungai Krueng Cut. Korban dipulangkan ke rumah duka dan selanjutnya dikebumikan," pungkasnya.

Editor:Zuamar
Kategori:Umum, Aceh, Bener Meriah
wwwwww