Home >  Berita >  Langsa
Rusak Plafon Kamar Mandi

Satu Napi Lapas Langsa Kabur, Dua Berhasil Ditangkap

Satu Napi Lapas Langsa Kabur, Dua Berhasil Ditangkap
Ilustrasi
Senin, 20 Februari 2017 16:31 WIB
Penulis: Dedek

LANGSA - Tiga Napi Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Langsa, M Yusuf (35), warga Gampong Gedubang Aceh, Kecamatan Langsa Baro, Zulkifli (24) warga Geulanggang Merak, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang dan Ridwan (27) warga Gampong Baroh, Kecamatan Langsa Lama, Senin (20/2/2017), menjelang Salat Subuh, mencoba kabur dari Lapas Kelas II B Langsa, dengan cara merusak plafon kamar mandi.

Namun, dari tiga napi tersebut, satu orang yakni M Yusuf berhasil melarikan diri, sedangkan dua orang lagi berhasil diamankan saat berada di atas tembok Lapas," sebut Plh Kepala LP II B Langsa, Zulkifli Porang kepada wartawan, Senin (20/2/2017).

Baca: Polda Aceh Ikut Mengejar 2 Napi Kabur dari Nusakambangan

Ia menjelaskan, M Yusuf dijebloskan ke penjara karena tersandung kasus narkoba jenis ganja dengan hukuman 6 tahun 10 bulan.

Ads
Sementara Zulkifli, tersandung kasus sabu-sabu dengan hukuman 5 tahun 8 bulan penjara dan Ridwan (27), kasus ganja, dengan hukuman 5 tahun 8 bulan penjara.

"Kasus larinya Napi itu sudah dilaporkan ke Kemenkumham di Banda Aceh serta pihak Polres Langsa. Saat ini M Yusuf  sedang dikejar dan anggota Lapas juga sejak pagi hingga sekarang terus melacak keberadaan pelaku, saya berharap M Yusuf dapat segera ditangkap kembali," ujarnya.

Pihaknya juga telah menghubungi keluarga M Yusuf dan ibunya telah datang ke LP setempat. 

Namun menurut keluarganya, M Yusuf juga belum ada pulang ke rumahnya sejak kabur dari sel tahanan.

Baca: Bengkokkan Jeruji Rutan, Satu Napi Narkoba Kabur di Bireuen 

Tambahnya, ketiga Napi itu kabur dengan cara menjebol plafon kamar mandi sel tahanan nomor 5 yang kini dihuni 23 napi, termasuk M Yusuf.  

Selanjutnya, napi itu memanjat bagian atap sel yang tembus ke bagian depan Kantor LP ke sisi kanan, atau arah timur yang berbatasan dengan Kantor Dinas PU.

Lalu, dari arah atap, M Yusuf nekat melompat tembok pembatas LP Kelas II B, yang memiliki ketinggian sekitar 4 meter lebih. Tapi, dua lagi rekannya berhasil diamankan saat akan melompat tembok.

Ada bekas darah, diduga kakinya M Yusuf tekena kaca saat menginjak tembok pembatas bagian paling atas.

"Kebetulan saat ini sedang ada perbaikan atap beberapa sel tahanan. Dia memanjat dari kamar mandi lalu ke bagian atas hingga menuju tembok. Terakhir M Yusuf melompat tembok pembatas," tutupnya.

Baca: Berusaha Kabur, Pengedar Sabu di Aceh Utara Terpaksa Ditembak

Editor : Yudi
Kategori : Langsa, Peristiwa
www www