Banyak Golput, DPT Pilkada Agara Diduga Berantakan

Banyak Golput, DPT Pilkada Agara Diduga Berantakan
Ilustrasi
Sabtu, 18 Februari 2017 16:45 WIB
Penulis: Jufri P

KUTACANE – Hingga hari pencoblosan, diduga daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Aceh Tenggara 2017 masih berantakan. Sebab banyak pemilih yang sudah masuk DPT, namun tidak menggunakan hak pilih karena banyak yang tidak mengetahui dimana dirinya terdaftar sebagai pemilih.

Demikian dikatakan Direktur LSM Putri Sepakat, Erda Rina Pelis kepada GoAceh, Sabtu (15/2/2017).

Baca: Pemilih Diharapkan Tidak Ada yang Golput

Ia mengungkapkan, meski pemilihan telah berlangsung pada 15 Februari lalu, tetapi banyak ditemukan pemilih golput alias tidak menggunakan hak pilih.

Ads
“Bahkan, temuan atas DPT yang masih berantakan dan amburadul itu, kita temukan di Kecamatan Babussalam khususnya di TPS Kota Kutacane,” ucap Erda.

Menurutnya, untuk pemilih golput cukup besar ditemukan, sebab DPT di Kota Kutacane berantakan dan diduga masih amburadul.

“Selain itu, banyaknya pemilih golput karena formulir C-6 KWK, surat undangan pemberitahuan pemungutan suara kepada para pemilih banyak yang tidak sampai ke pemilih hingga menjelang hari pencoblosan," tuding Erda.

Disebutkan Erda, seharusnya pada Selasa (14/2/2017) tidak ada lagi ditemukan formulir C6-KWK tidak sampai ke masyarakat.

Karena masyarakat banyak yang tidak antusias memilih akibat tak adanya surat pemberitahuan undangan memilih/C6-KWK.

“Bahkan berdasarkan data terakhir dari portal KPU untuk pemilih yang tidak menggunakan hak pilih hampir mencapai 20 persen,” ujar Erda.

Kemungkinan besar minimnya sosialisasi Pilkada Agara juga menjadi salah satu penyebab masih ada warga yang golput.

“Selain itu, angka golput Pilkada Agara juga akibat formulir C6-KWK banyak yang tidak sampai kepada para pemilih yang terdaftar dalam DPT," tukas mantan anggota DPRK Agara tersebut.

Baca: 46.625 Masyarakat Aceh Selatan Golput

Editor:Yudi
Kategori:Politik, Aceh Tenggara
wwwwww