Home >  Berita >  Ekonomi

Harga Naik, Pencurian Karet di Langsa Marak

Harga Naik, Pencurian Karet di Langsa Marak
Ilustrasi foto karet. [google]
Jum'at, 17 Februari 2017 20:56 WIB
Penulis: Dedek

LANGSA - Sejak beberapa bulan terakhir ini harga beli karet mengalami kenaikan di Langsa. Hal itu tidak membuat petani girang, justru mereka semakin resah. Dikarenakan, aksi pencurian semakin marak terjadi seiring naikknya harga beli karet.

Seorang petani karet, Sugimin, kepada GoAceh, Jumat (17/2/2017), menuturkan, saat ini harga karet terus mengalami kenaikan dari Rp 6000 per kilogram, menjadi Rp12.500 per kilogram di tingkat pengecer.

Baca juga: Produksi Karet Mentah di Aceh Barat Menurun Tahun Lalu

"Alhamdulillah, bila dibandingkan beberapa bulan lalu, kini harga karet perlahan-lahan terus mengalami kenaikan, ini membuat perekonomian petani karet juga ikut meningkat," sebutnya.

Ads
Namun saat ini, yang menjadi kekhawatiran petani karet adalah aksi pencurian yang terus marak sejak harga karet naik. Pasalnya, dengan harga sebsar itu membuat pencuri bisa mengumpulkan uang banyak dengan mudah dan cepat.

"Jika harga masih murah seperti waktu beberapa bulan lalu, tidak ada yang mau mencuri karet," keluhnya.

Untuk mengantisipasi pencurian tersebut, maka karet yang telah dideres beberapa hari dibawa pulang dan ketika sudah sampai waktunya, yakni satu minggu baru dijual ke tingkat pengumpul.

"Hanya cara ini yang bisa mengantisipasi pencurian, jika harus bermalam di kebun karet terus-terusan tidak mungkin," tutupnya.

Editor : Zuamar
Kategori : Ekonomi, Peristiwa, Langsa
www www