Home >  Berita >  Politik

Kapolres Aceh Selatan Perintahkan Personelnya Kawal Ketat Kotak Suara

Kapolres Aceh Selatan Perintahkan Personelnya Kawal Ketat Kotak Suara
Ilustrasi kotak suara.
Kamis, 16 Februari 2017 21:34 WIB
Penulis: Hendrik
TAPAKTUAN - Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi SIK telah menginstruksikan seluruh jajarannya agar mengawal ketat kotak suara, mulai saat diangkut dari masing-masing TPS hingga ke kantor PPK, dan selanjutnya hingga selesainya, sidang pleno.

“Seusai pencoblosan dan penghitungan suara di tingkat TPS, kotak suara dalam kondisi tersegel langsung diangkut ke masing-masing Kantor PPK,” kata AKBP Achmadi SIK kepada wartawan di Tapaktuan, Kamis, (16/2/2017).

Baca juga: Partisipasi Pemilih Rendah
46.625 Masyarakat Aceh Selatan Golput

Seluruh kotak suara tersebut dijaga ketat anggota polisi dan pasukan Brimob BKO selama 24 jam. “Ibaratnya kotak suara tersebut ‘istri kedua’. Harus dijaga dan diawasi selalu tidak boleh lepas,” sebutnya. 

Menurutnya, untuk menyukseskan pelaksanaan pilkada gubernur dan wakil gubernur Aceh 2017, berjalan aman dan lancar, pihaknya mengerahkan sebanyak 287 personil organik ke masing-masing TPS.

“Selain personil organik sebanyak 287 orang, kita juga diperkuat 100 orang pasukan Brimob BKO Polda Bengkulu. Mereka stanby selama 24 jam setiap hari mengawal kotak suara, untuk menghindari terjadinya kecurangan di lapangan,” tegasnya.

“Berkat dukungan semua pihak, kita mampu meredam semua potensi konflik, sehingga di wilayah hukum Aceh Selatan sampai saat ini dapat dipastikan sangat kondusif,” ujar Kapolres.

Dalam rangka menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban  masyarakat baik saat menjelang hari “H” maupun saat berlangsungnya pemungutan dan penghitungan suara, aparat gabungan TNI/Polri rutin menggelar patroli baik di saat malam maupun siang hari.

Sementara itu, Ketua KIP Aceh Selatan Khairunis Absir menjelaskan bahwa, sesuai jadwal yang telah ditetapkan, waktu pelaksanaan sidang pleno di tingkat PPK berlangsung mulai tanggal 16 hingga 22 Februari 2017. Setelah itu, dilanjutkan dengan sidang pleno di tingkat KIP kabupaten, mulai 22 hingga 24 Februari 2017.

“Meskipun waktu yang diberikan sampai tanggal 22 Februari. Namun pada hari ini sudah ada beberapa PPK yang sudah menyelesaikan sidang pleno."

"Ini dilakukan selain untuk efesiensi anggaran dan penghematan waktu, juga untuk melepaskan tanggungjawab mereka dengan tidak perlu lama-lama menyimpan kotak suara di kecamatan. Sesuai aturan langkah PPK mempercepat sidang pleno itu dibolehkan, sehingga kotak suaranya sudah bisa diangkut ke kantor KIP di Tapaktuan,” pungkasnya.

Ads
Editor : Zuamar
Kategori : Politik, Aceh, Aceh Selatan
www www