Home >  Berita >  Umum
Dugaan Pelanggaran PT MPLI Terhadap Karyawan

Solidaritas Sesama Buruh di Aceh Tamiang Masih Tinggi

Solidaritas Sesama Buruh di Aceh Tamiang Masih Tinggi
Ilustrasi
Selasa, 14 Februari 2017 14:16 WIB
Penulis: Suparmin

KUALASIMPANG - Seluruh Pimpinan Pengurus Unit Kerja (PUK) SPPP-SPSI di 16 perusahaan di Kabupaten Aceh Tamiang sepakat akan menghadiri pertemuan lanjutan dalam penyelesaian kasus yang menimpa eks karyawan PT Mestika Prima Lestari Indonesia (MPLI), Safri yang ditindas perusahaan tersebut. Direncanakan pertemuan dimaksud berlangsung di Aula Setdakab Aceh Tamiang pada Jumat (17/2/2017).

"Kita seluruh PUK sepakat akan hadir mengawal penyelesaian kasus saudara Safri, Jumat besok," ujar Ketua dan Sekretaris PUK PT Semadam, Heru Pramono.

Baca: Direksi PT MPLI ‘Diskak’ Pemkab Aceh Tamiang

Hal senada juga disampaikan Ketua PUK PT PPP, Dian melalui pesan Whatsapp kepada GoAceh, Selasa (14/2/2017).

Ads
Heru melanjutkan, seluruh buruh merupakan satu tubuh. Satu tersakiti maka yang lainnya ikut merasakan sakit juga.

Pihaknya rela kehilangan upah sehari demi menghadiri pertemuan antara Safri dengan Manajemen PT MPLI serta Legislatif dan Eksekuif Aceh Tamiang.

"Jumat nanti PUK akan mengambil sikap terkait keputusan untuk saudara Sapri,” ucap Heru.

Seperti diungkapkan Direksi PT MPLI, Joni pada pertemuan Senin (13/2/2017) kemarin, di hadapan pejabat Pemkab Aceh Tamiang, Pimpinan dan anggota DPRK serta Safri dan Pengurus SPPP-SPSI Aceh Tamiang yang menyanggupi kasus Safri selesai tiga hari kemudian.

"Iya, dalam waktu tiga hari masalah akan selesai, setelah saya melakukan rapat dengan para pemegang saham perusahaan," ujar Joni.

Baca: 62 Karyawan Perusahaan Perkebunan PT MPLI Mogok Kerja

Editor : Yudi
Kategori : Umum, Hukrim, Aceh Tamiang
www www