Home >  Berita >  Politik

Kasus 5 Keuchik Jumpa Cabup di Tamiang Diserahkan ke Penyidik

Selasa, 14 Februari 2017 10:44 WIB
Penulis: Suparmin
KUALASIMPANG - Kasus lima orang keuchik (kepala desa) dan seorang kepala mukim di Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang diduga melakukan pertemuan dengan salah satu pasangan calon (paslon) bupati, Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) telah mengambil sikap.Berdasarkan berita acara rapat pleno Panwaslih terkait laporan pelanggaran yang dibuat Burhanuddin HS kepada Panwaslih Nomor 01/I.P/Panwas.Atam/II/2017 tanggal 9 Februari 2017 tentang dugaan pertemuan paslon bupati dengan lima keuchik dan 1 kepala mukim.

Masing-masing kepala  pemerintahan tingkat gampong tersebut adalah berinisial SU, II, AM, WA MA, dan mukim berinisial KM, diduga telah melakukan pertemuan dengan paslon bupati di Mess Merah, Desa Perapen Kecamatan Pematang Jaya, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

"Rapat pleno tersebut hasil kesimpulannya ada 3 buah item, yang kita rekomendasikan kepada pihak penyidik Polres Aceh Tamiang untuk melakukan proses tindakan hukum sesuai aturan berlaku," ujar Koordinator Divisi Humas dan Sosialisasi Panwaslih Aceh Tamiang, Indra Kurniawan Kepada GoAceh, Senin (13/2/2017) malam.

Indra menjelaskan secara rinci, pihaknya telah mengklarifikasi lima keuchik dan seorang mukim telah melanggar Undang-Undang RI Nomor 10 Tahun 2016 Pasal 71 ayat (1).

Serta meminta pihak penyidik untuk melakukan pengembangan terhadap keterkaitan para keuchik lain dan melakukan pengembangan terhadap keterkaitan paslon bupati yang diuntungkan dan yang dirugikan, sesuai dengan undang-undang tersebut.
Ads
Editor : Kamal Usandi
Kategori : Politik, Aceh Tamiang
www www