Besok, Panwaslih Aceh Tamiang Sosialisasi Tolak Politik Uang

Besok, Panwaslih Aceh Tamiang Sosialisasi Tolak Politik Uang
Ketua Panwaslih Aceh Tamiang, Muhammad Khuwailid dan Koordinator Divisi Humas dan Sosialisasi, Indra Kurniawan, Minggu (12/2/2017). [Suparmin].
Minggu, 12 Februari 2017 19:05 WIB
Penulis: Suparmin

KUALASIMPANG - Panwaslih Kabupaten Aceh Tamiang akan menggelar sosialisasi akbar pilkada bersih di 12 kecamatan daerah itu. Kegiatan ini, juga melibatkan petugas Panwaslih Kecamatan, pengawas lapangan dan pengawas TPS yang berjumlah 900 orang lebih.

Acara dimaksud akan diberlangsungkan besok, Senin (13/2/2017), rencananya kegiatan ini diawali dengan apel pagi bersama, kemudian baru menggelar sosialisasi bertujuan agar masyarakat menolak politik uang di-kabupaten setempat.

Baca juga: Panwaslih Aceh Larang Kampanye pada Masa Tenang

"Sosialisasi ini digelar besok melalui petugas panwascam di masing masing wilayahnya. Kegiatan yang dilakukan secara berkeliling sembari membagikan kaos dan topi bertulis yang mengharapkan warga menolak praktik politik uang dari paslon gubernur Aceh maupun paslon bupati Aceh Tamiang," ujar Ketua Panwaslih, Muhammad Khuwailid melalui Koordinator Divisi Humas dan Sosialisasi, Indra Kurniawan kepada GoAceh, Minggu (12/2/2017).

Ads
Indra menyebutkan, di hari minus 2 dan 1 serta pagi hari pada hari H pemilukada tersebut merupakan hari paling rawan terhadap pelanggaran, terutama pelanggaran politik uang atau bagi-bagi uang.

"Tujuan dari bagi-bagi uang tersebut agar warga mau dikondisikan dan diarahkan untuk memilih dan mencoblos gambar salah satu paslon," ungkap Indra Kurniawan.

Indra menambahkan, warga diwajibkan memilih salahcsatu paslon gubernur atau paslon bupati dengan menggunakan hati nuraninya masing masing.

Baca juga: Masa Tenang, Panwaslih Lhokseumawe dan Sat Pol-PP Bersihkan APK

"Sebagai warga, harus memilih paslon bukan atas dasar sejumlah uang yang diberikan oleh oknum paslon. Pilihlah sesuai kemauan hati nurani rakyat, tanpa ada menggunakan politik uang, intervensi atau intimidasi dan tekanan dari pihak tertentu," ujar Indra Kurniawan.

Editor : Zuamar
Kategori : Aceh Tamiang, Politik
www www