Angkut Kelapa dari Kapal Tenggelam, Nelayan Kontrak Rp10 Juta

Angkut Kelapa dari Kapal Tenggelam, Nelayan Kontrak Rp10 Juta
Boat nelayan saat mengevakuasi kelapa ke darat di Pantai Lancok, Aceh Utara, Jumat (10 /2 /2017). [Sarina]
Jum'at, 10 Februari 2017 19:02 WIB
Penulis: Sarina
LHOKSUKON - Sekitar sepuluh sampan kecil nelayan membantu mengevakuasi buah kelapa dari kapal motor "Ocean Poly" 72 GT yang tenggelam di pesisir Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara. Masing-masing sampan dibayar Rp1 juta, Jumat (10 /2 /2017).
Salah seorang nelayan, Abdul Jalil kepada GoAceh mengatakan, mereka dikontrak Rp10 juta untuk 10 sampan oleh pemilik kapal tersebut untuk mengangkut buah kelapa dan mengevakuasinya ke tepi pantai. 
 
 
"Kami mulai bekerja sesudah shalat Jumat tadi untuk mengangkut buah kelapa itu, dan kami perkirakan akan habis terevakuasi semua sekira pukul 17.00 WIB nanti," katanya. 
 
Jalil mengaku, karena cuacanya buruk jadi sedikit menghambat dan sulit untuk mengevakuasinya, jadi seharusnya masing-masing sampan nelayan muat dua ton, karena cuaca buruk dikurangi jadi satu ton per sampan ketika pengangkutan buah kelapa. 
 
 
Pantauan GoAceh, hingga pukul 15.30 WIB, kapal pengangkut buah kelapa yang tenggelam belum dievakuasi, dan puluhan sampan masih beraktivitas mengangkut buah kelapa yang diperkirakan masih terdapat 20 ton di dalam kapal itu.
Ads
Editor:Kamal Usandi
Kategori:Aceh Utara, Umum
wwwwww