Home >  Berita >  Umum

Aceh Utara Diminta Optimalkan HGU

Aceh Utara Diminta Optimalkan HGU
Ilustrasi
Jum'at, 10 Februari 2017 21:00 WIB
Penulis: Firman Deski

LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kabupaten Aceh Utara diminta untuk mengoptimalkan Hak Guna Usaha (HGU) yang telah ada, agar hutan-hutan lindung di kabupaten setempat tidak ikut rusak.

Direktur LSM Suara Hati Nurani Rakyat (Sahara) Dahlan M Isa mengatakan, untuk wilayah Kabupaten Aceh Utara terdapat 12 HGU dan 2 Hutan Tanaman Idustri (HTI), maka sudah layak untuk dioptimalkan.

Baca: Dirambah, Luas Hutan di Aceh Utara Semakin Kecil

Apabila HGU yang ada tidak dioptimalkan, maka hutan-hutan yang ada di seluruh kabupeten tersebut akan menjadi rusak.

Ads
Soalnya, siapa saja bisa melakukan penebangan hutan dan yang sangat disayangkan apabila hutan lindung juga ikut ditebang.

“Coba bayangkan kalau hutan kita terus rusak setiap tahunnya, pasti bencana alam akan menanti kita semua,” ujar Dahlan.

Ia menambahkan, dampak lain apabila HGU tersebut dioptimalkan yaitu, dapat membangkitkan perekonomian masyarakat Aceh Utara dan bisa menampung tenaga kerja dari perusahaan-perusahaan yang memiliki HGU tersebut.

Apa lagi lapangan kerja di Aceh Utara sangat sempit, indikatornya dapat dilihat dari semakin banyak warga yang berangkat ke Malaysia untuk mencari pekerjaan.

Seandainya HGU tersebut telah dioptimalkan, maka bisa menciptakan lapangan kerja baru.

“Saya yakin, apabila HGU telah dioptimalkan oleh pemkab maka bisa menjadi lapangan kerja baru,” tutur Dahlan.

HGU tersebut apabila dikelola dengan baik, maka bisa memberikan pengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Tapi nyatanya pada 2014,  PAD di sektor kehutanan hanya mencapai Rp78 juta dan sangat tidak wajar nilainya.

“Seharusnya PAD di sektor hutan bisa lebih tinggi dan hal tersebut merupakan salah satu bentuk penghinaan terhadap sumber daya alam Aceh Utara,” tandas Dahlan.

Baca: Wali Kota Subulussalam Janji Tinjau Ulang HGU PT APL

Editor : Yudi
Kategori : Umum, Aceh Utara, Lhokseumawe
www www