Home >  Berita >  Umum

Kadis Pendidikan: Tidak Benar Ada Kecurangan Tes Guru Kontrak

Kadis Pendidikan: Tidak Benar Ada Kecurangan Tes Guru Kontrak
Kadis Pendidikan Aceh Selatan, Martunis.
Rabu, 08 Februari 2017 23:30 WIB
Penulis: Hendrik

TAPAKTUAN - Kepala Dinas Pendidikan Aceh Selatan, Martunis ikut menanggapi terkait tudingan oknum tertentu yang menyebutkan pihak Poltas selaku penyelenggara ujian calon guru kontrak dengan sistem CAT telah melakukan kecurangan.

Martunis memastikan, proses seleksi yang diikuti sebanyak 983 orang calon guru kontrak dengan sistem CAT oleh pihak Poltas berlangsung sangat profesional serta hasilnya benar-benar murni.

Baca: Akademisi Minta Gaji Guru Kontrak Dinaikkan

Pelaksanaan tes tersebut langsung terkoneksi secara online dan hasilnya keluar pada saat itu juga.

Ads
Bahkan pada saat peserta sedang ikut ujian, hasilnya bisa langsung dipantau dari luar ruangan secara update.

“Atas dasar itu kami pastikan, proses seleksi berlangsung sangat profesional dan bebas dari kecurangan,” kata Martunis di Tapaktuan, Rabu (8/2/2017).

Untuk memastikan lagi bahwa hasil tes tersebut benar-benar murni, Martunis membuka sebuah rahasia yang selama ini dia pendam dan ditutup-tutupi.

Bahwa, sejak pendaftaran guru kontrak tersebut dibuka hingga menjelang pelaksanaan tes, sedikitnya ada sekitar 200 lembar rekomendasi (memo) dari pihak tertentu meminta titipannya supaya diluluskan.

“Saya sempat menerima beberapa pesan singkat (SMS) baik yang bernada ancaman maupun caci maki kata-kata kotor. Tapi sampai saat ini saya sama sekali tidak terpengaruh dengan aksi teror tersebut. Saya pastikan, seluruh guru kontrak yang lulus berdasarkan perangkingan nilai tertinggi,” papar Martunis.

Menurut Martunis, salah satu alasan yang membuat pihaknya bersikeras tidak menanggapi permintaan oknum tertentu supaya meluluskan permintaannya karena sebanyak 80 orang guru kontrak yang dibutuhkan tersebut khusus untuk ditempatkan di sekolah-sekolah terpencil yang selama ini kekurangan guru.

“Terjadinya persoalan kekurangan guru di sekolah terpencil tersebut disebabkan karena para guru yang telah ditempatkan sebelumnya sangat mudah meminta pindah tempat tugas,” ucap Martunis.

Baca: Poltas: Tuduhan Kami Bermain dalam Tes Guru Kontrak, Fitnah Keji

Editor : Yudi
Kategori : Umum, Pendidikan, Aceh Selatan
www www