Home >  Berita >  Lhokseumawe

Pemko Lhokseumawe Diminta Bangun Gedung Kesenian

Pemko Lhokseumawe Diminta Bangun Gedung Kesenian
Ilustrasi gedung kesenian/net
Jum'at, 03 Februari 2017 08:01 WIB
Penulis: Firman Deski

LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota Lokseumawe diminta untuk membangun gedung kesenian, sehingga para pelaku seni bisa bebas untuk mengapresiasikan karya-karya mereka.

Ketua Teater Dewan Kesenian Aceh (DKA) Kota Lhokseumawe Sirajul Munir mengatakan, apabila fasilitas tersebut tersedia, maka pelaku seni bisa mementaskan karya-karyanya di lokasi yang terpusat.

Baca juga: Tiba di Takengon, Mensos Disambut Kesenian Rakyat Gayo

“Coba lihat sekarang, banyak pelaku seni yang mementaskan karya-karya di tempat yang tidak layak, seperti di lapangan terbuka dan bahkan ada yang dipentaskan di pinggir jalan dan kondisi seperti ini sangat miris,” ujar Sirajul Munir.

Ads
Sirajul Munir menambakan, mengapa pelaku seni Kota Lhokseumawe lebih berkembang di luar, seperti di Jakarta, Medan, Padang dan beberapa daerah lainnya, karena fasilitas keseniannya tersedia dengan baik.

Untuk membangun gedung kesenian tersebut, Pemerintah Kota Lhokseumawe jangan berfikir harus mewah. Bangunan yang sederhana dan didukung dengan pencahayaan lengkap, maka sudah cukup membantu.

“Membangun gedung kesenian itu jangan berpikir harus mewah, tapi seperti Taman Budaya di Banda Aceh saja sudah lebih baik dan didukung oleh fasilitas pencahayaan yang lengkap,” tutur Sirajul Munir.

Tambahnya, tahun 2014 lalu, pihaknya mendapatkan tawaran dari pegiat seni di Jakarta untuk mementaskan drama tentang Aceh, namun karena tidak ada gedung kesenian di Kota Lhokseumawe, acara tersebut terpaksa dibatalkan.

Apabila drama tersebut bisa dipentaskan dengan baik, maka bisa dijadikan sebagai ajang untuk mempromosikan daerah, karena pesan yang disampaikan terkait masalah adat dan budaya Aceh.

“Tahun lalu kami punya rekan di Jakarta yang bersedia untuk mementaskan drama tentang adat dan budaya Aceh di Kota Lhokseumawe, namun karena tidak punya gedung seni maka acara itu terpaksa dibatalkan,” ungkap Sirajul Munir.

Editor : Zuamar
Kategori : Lhokseumawe, Umum
www www