Cawalko Helmi: Penegakan Syariat Islam tak Boleh Pilih Kasih

Cawalko Helmi: Penegakan Syariat Islam tak Boleh Pilih Kasih
Suasana debat kandidat tahap kedua calon wali kota Lhokseumawe di Hotel Lido Graha, Lhokseumawe, Senin (30/1/2017) malam. [Kamal Usandi]
Selasa, 31 Januari 2017 11:03 WIB
Penulis: Sarina
LHOKSEUMAWE – Pasangan calon wali kota Lhokseumawe, Helmi Musakuta menyampaikan, jika ingin menegakkan syariat Islam di Kota Lhokseumawe, maka pertama musnahkan dulu segala jenis narkoba. Disampaikan Helmi dalam kandidat kandidat tahap ke dua di Hotel Lido Graha, Senin (30/1/2017) malam.

“Kalau ada yang melanggar syariat Islam, harus kita tegakkan hukumnya, meunyoe memang harus poh wajeb tapoh (kalau memang harus dirajam wajib kita rajam). Dalam hal ini tidak boleh pilih kasih, baik itu dari pejabat atau masyarakat sama-sama kita hukum,” katanya saat menjawab pertanyaan panelis melalui moderator Mohd Haikal.

Lanjutnya, hari ini yang menghancurkan syariat Islam penyebabnya adalah narkoba,  penjudian dan perzinaan yang terkesan masih dibiarkan di Kota Lhokseumawe. Oleh karena itu, dalam hal ini harus ada kerjasama dengan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU).

“Dalam membangun syariat Islam, kita harus membangun infrastruktur yang menyangkut dengan pendidikan dayah, baik itu moderen ataupun salafi. Kita harus memberikan bantuan kepada santri untuk pendidikan mereka,” katanya didampingi calon wakil, Maisyuri.

Tambahnya, kalau syariat Islam sudah tertegakkan dengan baik, hal-hal yang menyangkut dengan narkoba, kriminalitas, dan korupsi di Kota Lhokseumawe pasti akan tercegah.

Sementara tema debat tersebut adalah "Penerapan Syariat Islam Pemberdayaan Perempuan, Pemuda dan Olahraga serta Lingkungan Hidup".

Ads
Editor:Kamal Usandi
Kategori:Politik, Lhokseumawe
wwwwww