Tahun Ini, Abdya Kekurangan Pupuk Bersubsidi

Tahun Ini, Abdya Kekurangan Pupuk Bersubsidi
Ilustrasi
Selasa, 17 Januari 2017 12:48 WIB
Penulis: T Musnizar

BLANG PIDIE - Alokasi pupuk Urea, NPK Ponskha, SP-36 dan ZA bersubsidi untuk Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) tidak mencukupi untuk kebutuhan musim tanam (MT) Rendengan dan Gadu pada 2017 ini.

Kepastian itu didapatkan setelah pihak Pertanian dan Pangan Kabupaten Abdya menerima surat dari Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Aceh terkait alokasi pupuk bersubsidi tahun 2017.

Baca: Petani di Matangkuli Aceh Utara Kesulitan Dapatkan Pupuk

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Abdya, Muslim Hasan kepada Goaceh, Selasa (17/1/2017) menyebutkan, luas areal tanam tersebar di sembilan kecamatan di Abdya mencapai 11.178 hektare. Untuk dua kali tanam dalam setahun luas areal tanam menjadi dua kali lipat menjadi 22.356 hektare.

Ads
Khusus Urea, lanjut Muslim, untuk 1 hektare areal padi sawah sebanyak 200 kg menyerap 4.471 ton.

"Sementara alokasi pupuk Urea untuk kita hanya 1.844 kg sehingga kekurangannya mencapai 2.627 ton," katanya.

Baca: Cipta Pupuk Organik, Serda Gazali Dapat Penghargaan dari Kasad

Sementara untuk pupuk SP-36, dijelaskan Muslim, dalam setiap 1 hektare tanaman padi membutuhkan 100 kg sehingga untuk areal tanam seluas 22.356 hektare, 2 kali tanam dibutuhkan 2. 235 ton. 

"Sedangkan alokasinya hanya 350 ton sehingga kekurangan pupuk SP-36 mencapai 2.235 ton. Demikian juga pupuk subsidi jenis ZA dibutuhkan 1.117 ton dengan perkiraan 1 hektare menyerap pupuk 50 kg, sementara alokasi hanya 600 ton, sehingga kekurangan pupuk ZA mencapai 517 ton," jelas Muslim.

Ia melanjutkan, untuk pupuk NPK Ponskha 1 hektare areal sawah diperlukan sekitar 100 kg. Maka areal 22.356 hetare tanaman padi membutuhkan pupuk NPK Ponskha 2.245 ton, sedangkan alokasi 2.000 ton, sehingga kekurangan hanya 245 ton.

“Kekurangan pupuk subsidi yang sangat terasa adalah jenis urea sebanyak 2.627 ton dan SP-36 sejumlah 2.235 ton," sebut Muslim.

Ia mengungkapkan, kekurangan pupuk subsidi tersebut masih jauh lebih besar.

Sebab, alokasi pupuk bersubsidi yang sudah ada alokasi hanya untuk sektor pertanian, belum termasuk kebutuhan pupuk bersubsidi untuk sektor perkebunan rakyat dan perternakan.

"Mengingat kekurangan pupuk bersubsidi dalam jumlah besar, maka akan diusulkan penambahan alokasi tahun 2017 kepada pemerintah," tandas Muslim.

Baca: Di Abdya, Stok Pupuk Bersubsidi Habis Total

Editor:Yudi
Kategori:Aceh Barat Daya, Umum
wwwwww