Home >  Berita >  Umum

Pangdam IM: Pilkada bukan Perang Senjata, tapi Perang Program

Pangdam IM: Pilkada bukan Perang Senjata, tapi Perang Program
Pangdam IM Tatang Sulaiman disambut Plt Bupati Aceh Tengah Alhudri saat tiba di Pendopo Bupati, Kamis (12/1/2017).
Kamis, 12 Januari 2017 21:27 WIB
Penulis: Syamsul Bahri Robby
TAKENGON - Pangdam Iskandar Muda, Mayjend TNI Tatang Sulaiman dalam kunjungannya ke Aceh Tengah, mengesakan bahwa pilkada adalah perang program, dan jangan menjadikan sebagai ajang perang senjata.

Hal ini disampaikan Tatang di hadapan para awak media yang meliput kegiatan kunjungannya di Pendopo Bupati Aceh Tengah, Kamis (12/01/17).

Pada kesempatan itu Tatang juga menegaskan, pihaknya menggelar Apel Dansat selama dua hari yang dipusatkan di Markas Batalyon Infanteri 114/Satya Musara, Bener Meriah. Peserta Apel Dansat tersebut adalah para Dandim, Danyonif di jajaran Kodam Iskandar Muda.

Menurut Tatang, apel tersebut terkait penguatan kemampuan profesionalisme kepada satuan tempur setingkat kompi, merumuskan cara bertindak dalam menghadapi pilkada. Kendati pasukan pengamanan pilkada sudah ditentukan, tapi ia mengaku TNI senantiasa mengantisipasi adanya kemungkinan-kemungkinan terburuk yang mungkin terjadi. 

"Saya imbau kepada masyarakat agar lebih jeli dalam menyikapi, pilkada kali ini bukan lagi mengenai perang senjata, tapi ini perang program. Jadi siapapun kandidat yang programnya bagus, menyentuh kepada rakyat, maka dialah yang terbaik," ujar Tatang. 

Lebih jauh Tatang juga menegaskan, masyarakat juga bertanggung jawab atas kesuksesan pilkada. Oleh karena itu, Tatang mengharapkan masyarakat agar dapat berfikir lebih cerdas dalam menyikapi pilkada nanti. 

Ads
Editor : Kamal Usandi
Kategori : Umum, Aceh, Aceh Tengah, Bener Meriah
www www