Penganiayaan Dikalangan Pelajar Terus Berulang, Polisi Bakal Tegur STIP

Penganiayaan Dikalangan Pelajar Terus Berulang, Polisi Bakal Tegur STIP
Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo saat konfrensi pers. (Muslikhin/GoNews)
Rabu, 11 Januari 2017 18:40 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Sikap tegas dilakukan pihak Kepolisan. Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan mengatakan pihaknya telah menetapkan empat pelaku pengeroyokan Amirulloh Adityas Putra (18) pelajar Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran, Jakarta Utara.

"Semalam Kapolres Jakut langsung melakukan olah TKP di lokasi dan menetapkan tersangka pada pengeroyok korban," katanta di Mapolda Metro Jaya, Rabu (11/1/2017).

Menurutnya, kejadian penganiayaan senior ke juniornya di STIP itu bukanlah kali pertama. Sebelumnya juga pernah terjadi sehingga polisi akan menegur STIP secara tegas untuk lebih mengawasi anak didiknua itu.

"Ini kan sudah kesekian kali, makanya kami tegur sekolah itu untuk ubah sistem yang ada di sekolah itu karena kerap terjadi penganiayaan sepreti itu," ungkapnya.

Ads
Diberitakan sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan aksi bullying dan kekerasan yang menimpa Amirullah Adityas Putra (18) pelakar Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), Cilincing, Jakarta Utara. Diduga Amirullah bahkan tewas dianiaya seniornya.

"Benar, diperkirakan waktu kejadiannya semalam, Selasa 10 Januari sekitar pukul 22.30 WIB," katanya saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (11/1/2017).

Ia menjelaskan, korban yang ambruk setelah menerima sejumlah pukulan dari seniornya lantas di bawa ke petugas medis. Korban baru mendapatkan penanganan medis sekitar pukul 00.15 hingga 01.45 WIB dini hari tadi. Namun nahas, nyawanya tak tertolong lagi.

Melihat kondisi korban tak bernyawa, petugas medis bersama sejumlah saksi lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cilincing, Jakarta Utara sekitar pukul 02.00 WIB. Sesaat kemudian, polisi mengamankan empat terduga pelaku yang merupakan taruna tingkat dua berinisial SM (19), WH (20), I (21), dan AR (19).

"Jenazah korban saat ini sudah dibawa ke RS Polri untuk keperluan autopsi. Kasus ini masih didalami Polsek Cilincing dibantu Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara," pungkas Argo. ***
Kategori : GoNews Group
www www