Ribuan Benda Bersejarah Terlantar di Aceh Tamiang, Pemilik Kecewa

Ribuan Benda Bersejarah Terlantar di Aceh Tamiang, Pemilik Kecewa
Ilustrasi
Rabu, 04 Januari 2017 17:16 WIB
Penulis: Suparmin

KUALASIMPANG - Pasca pengambilan ribuan jenis benda berharga dari kediaman T Arifin Husni di Medan, Sumatera Utara oleh Pemkab Aceh Tamiang pada Mei 2014 lalu, hanya menyisakan rasa kecewa dan kepedihan mendalam bagi pemiliknya. Pasalnya, hampir 5.000 benda bernilai sejarah itu tidak dipedulikan dan terlantar serta menumpuk di ruangan Istana Karang, Karang Baru, Aceh Tamiang.

"Pemkab Aceh Tamiang yang memboyongnya, tapi kenapa saya yang terus- menerus harus mengeluarkan uang pribadi, termasuk upah penjaga malam dan pernah bayar rekening listrik juga PDAM. Saya tidak tahu berapa dana yang telah dikeluarkan, tapi yang jelas sudah banyak," ujar pemilik benda bersejarah, T Arifin Husni kepada GoAceh, Rabu (4/1/2017).

Ia menjelaskan, sebagian barang itu merupakan peninggalan almarhum orang tuanya. Bahkan Arifin tidak mengetahui, sejak kapan orang tuanya mengumpulkan barang-barang tersebut.

"Setelah orangtua saya wafat, sejak 1982, saya melanjutkan upaya memperbanyak jumlah koleksi benda kuno itu dengan cara membeli dari berbagai daerah," ungkap Arifin.

Ads
Ia mengungkapkan, di antara jenis benda kuno tersebut, ada puluhan macam senjata yang merupakan alat perang dimasa kerajaan, bak mandi raja yang terbuat dari kayu, perlengkapan rumah tangga, lukisan dan lain sebagainya.

Baca: Museum Istana Karang Aceh Tamiang Simpan Ribuan Benda Bersejarah yang Mengagumkan

Editor : Yudi
Kategori : Aceh Tamiang, Umum
www www