Home >  Berita >  Langsa

Kadis SI Langsa: Pacaran Datangkan Perbuatan Zina

Kadis SI Langsa: Pacaran Datangkan Perbuatan Zina
Kadis Syariat Islam Langsa, Ibrahim Latif
Senin, 02 Januari 2017 20:10 WIB
Penulis: Dedek
LANGSA - Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa, Ibrahim Latif, menjelaskan, pacaran bisa mendatangkan perbuatan zina. Jika budaya pacaran dikalangan anak muda remaja terus dibiarkan, maka sangat berbahaya bagi kelanjutan dakwah islam dan generasi muslim ke depan.

"Pacaran adalah perbuatan yang mendekati pada perbuatan zina, sebagaimana disebutkan oleh Allah SWT dalam Al-Quran surah Al Isra' ayat 32,"Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk," kata Ibrahim Latif, pada acara sosialisasi Qanun Nomor 6 tahun 2014, tentang hukum jinayat bagi ibu-ibu dan anak remaja masjid di Majelis Assyahhira Gampong Alue Dua Kecamatan Langsa Baro, Senin (2/1/2017).

Dihadapan seratusan jamaah, Ibrahim mengatakan, budaya seks bebas tidak jauh berbeda dengan budaya pacaran, dengan menghubungkan fakta yang terjadi di sekitar kita banyak para pemuda dan pemudi yang mengaku dirinya muslim tetapi mereka melakukan perbuatan zina.

Jika hal ini terus kita biarkan maka sangat berbahaya bagi kelangsungan umat dan generasi muslim ke depan."Betapa sedihnya kita, jika umat dan generasi islam yang begitu besar jumlahnya, tapi akhlaq pemuda dan pemudi penuh dengan kebobrokan, mereka menjadi generasi penzina dan melahirkan anak-anak zina di bumi Aceh," terangnya.

Ads
Lanjut Ibrahim, kita sangat khawatir lagi, dimana para penzina ini semakin merajalela dikalangan para pelajar dan mahasiswa."Kita sering menangkap mereka yang berkeliaran pada malam hari," sebutnya lagi.

Untuk itu, kita sangat mengharapkan kepada orang tua atau tokoh masyarakat agar lebih berperan aktif dalam membina putra-putrinya agar tidak berkeliaran di malam hari.

"Islam telah mengatur etika pergaulan remaja dan batasan-batasan prilaku yang dilandasi nilai-nilai agama dan akhlaqul karimah. Oleh karena itu, prilaku tersebut harus diperhatikan, dipelihara dan dilaksanakan oleh para remaja, agar terhindar dari malapetaka zina atau seks bebas," tuturnya.

Sambung Ibrahim lagi, prilaku yang menjadi batasan dalam pergaulan antara lain menutup aurat, dan jangan mendekati serta menjauhi perbuatan zina. Maka menjadi tanggungjawab kita selaku orang tua dalam menjaga mendidik dan membina anak-anak remaja kita agar dapat menutup aurat ketika keluar dari rumah serta menjauhi perbuatan zina atau pergaulan bebas, seks bebas dan sebagainya," tandasnya.
Kategori : Langsa, Pemerintahan, Umum
www www