Home >  Berita >  Banda Aceh

Sarana Publik Jadi Fokus Pembangunan Pascadarurat Gempa

Sarana Publik Jadi Fokus Pembangunan Pascadarurat Gempa
Plt Gubernur Aceh, Soedarmo meninjau jembatan pusong di Pasie Lhok Pidie yang rusak akibat gempa, Rabu, (28/12/2016). [Humas Aceh]
Rabu, 28 Desember 2016 15:20 WIB

MEUREUDU - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Soedarmo mengatakan pembangunan pascadarurat bencana gempa di Pidie Jaya akan difokuskan kepada perbaikan sarana publik, seperti sekolah, rumah sakit, mesjid dan meunasah.

Hal tersebut disampaikan oleh Soedarmo saat mendampingi Menteri Perindustrian Airlayngga Hartarto menyalurkan bantuan untuk para korban gempa dan  para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Pendopo Bupati Pidie Jaya, Meureudu, Rabu (28/12/2016).

“Perbaikan kembali sarana publik seperti sekolah menjadi perhatian kita mengingat tak lama lagi sesi belajar mengajar akan dimulai kembali setelah libur sekolah," kata Soedarmo.  

Plt Gubernur berharap pada pertengahan Januari ketika sesi sekolah dimulai, tempat belajar sementara bagi siswa harus sudah tersedia dengan layak. 

Ads
Terkait dengan pembangunan kembali rumah warga yang rusak akibat gempa menurut Soedarmo pemerintah akan menyediakan dana yang terdiri dari bantuan pemerintah pusat, provinsi dan pemerintah kabupaten.

“Menurut rencana awal, Pemerintah Pusat sudah mengalokasikan 40 juta bagi rumah yang rusak parah, kemudian ditambah lagi oleh propinsi sebanyak 20 juta dan pemerintah kabupaten sekitar Rp10 juta,” jelasnya.

Dengan adanya bantuan tersebut, rumah-rumah warga yang hancur akibat gempa dapat dibangun kembali sesegera mungkin sehingga masyarakat dapat memukai kehidupannya seperti sediakala.

Dalam kesempatan itu, Plt Gubernur turut mengunjungi beberapa lokasi infrastruktur di Pidie, antaranya Jembatan Pusong di Desa Pasi Lhok, yang telah masih dalam tahap pembangunan, namun rusak akibat gempa.

Soedarmo saat meninjau lokasi itu mengatakan akan segera mencari solusi yang terbaik demi kelancaran dan perampungan jembatan yang telah dianggarkan oleh pemerintah sebanyak Rp10 miliar tersebut. 

“Jembatan ini sangat penting karena ianya menghubungkan warga di Gampong Pusong ke Pasar Kembang Tanjung, oleh karena kita akan berusaha untuk segera merampungkan projek ini,” katanya.

Turut mendampingi Plt Gubernur dalam kuniungan itu Plt Bupati Pidie, Dr Munawar A Djalil, Kepala Dinas Bina Marga Rizal Aswandi, Kepala Dinas Pengairan, Syamsulrizal, Kepala Biro Humas Setda Aceh, Frans Dellian serta beberapa pejabat terkait dari Pemerintah Kabupaten Pidie.

Editor : Kamal Usandi
Kategori : Banda Aceh, Pidie Jaya, Aceh, Umum
www www