Home >  Berita >  Pidie Jaya

Pascagempa, Air Sumur Warga Pidie Jaya Keruh dan Berlumpur

Pascagempa, Air Sumur Warga Pidie Jaya Keruh dan Berlumpur
Salah satu rumah warga di kawasan Treinggadeng mengeluarkan air yang bercapur lumpur pascagempa susulan, di Pidie Jaya, Juamat (16/12/2016). [Istimewa]
Jum'at, 16 Desember 2016 17:13 WIB
Penulis: Joniful Bahri
MEUREUDU - Pascagempa, sebagian besar air sumur warga di kawasan Kecamatam Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya mengalami perubahan warna dan tidak sedikit sumur mereka bercampur minyak.
Kejadian tersebut membuat warga kawasan Teupin Pukat, Meurah Dua merasa ketakutan, terlebih saat gempa susulan terjadi, dari celah bongkahan tanah mengeluarkan air yang berlumpur.
 
“Sebelum gempa terjadi, air sumur warga di kawasan ini bening dan bersih, tapi belakangan ini airnya mulai berkeruh dan berlumpur,” terang seorang warga Teupin Pukat, Amriza kepada GoAceh, Jumat (16/12/2016). 

Warga sangat berharap, agar pihak terkait untuk turun tangan guna meneliti fenomena ini, apalagi sebagian warga masih mengkonsumsi air sumur tersebut.  

Di samping keruh dan berlumpur, sebagian warga juga ketakutan setelah gempa susulan, banyak air dalam sumur milik mereka yang berubah warna kecoklatan dan seperti bercampur minyak.
Ads
Editor : Kamal Usandi
Kategori : Pidie Jaya, Bireuen, Umum
www www