Home >  Berita >  Umum

Bantuan Sosial Korban Gempa Aceh Capai Rp5,48 Miliar

Bantuan Sosial Korban Gempa Aceh Capai Rp5,48 Miliar
Seorang anak pengungsi korban gempa di Pidie Jaya tampak gembira setelah mendapat hadiah buku dari Presiden Jokowi, Jumat (9/12/2016). [Ist]
Jum'at, 09 Desember 2016 22:41 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah

BANDA ACEH - Besarnya bantuan sosial yang disalurkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial untuk korban gempa Aceh, mencapai Rp5,48 miliar. Bantuan tersebut telah disalurkan sejak hari pertama terjadinya gempa berkekuatan 6,4 skala richter tersebut.

Baca juga

Terkait Gempa Pijay, Jokowi Dinilai Responsif

Mensos Santuni Keluarga Korban Meninggal Gempa Rp15 Juta

Ads
Menteri Sosial Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan, bantuan yang diberikan terbagi dalam sejumlah sub bantuan, yang antara lain adalah bantuan logistik Rp2 miliar, santunan korban Rp2,2 miliar, bantuan sandang Rp110 juta, dan bantuan peralatan sekolah Rp75 juta.

“Selain itu bantuan tool kit psikososial sebesar Rp115 juta. Sedangkan santunan korban diberikan kepada 96 ahli waris korban meninggal, yang masing-masing menerima Rp15 juta dan 153 korban luka berat yang masing-masing menerima santunan Rp5 juta," ungkap Mensos RI, Khofifah Indar Parawansa‎, dalam rilis yang diterima Jumat (9/12/2016) malam.

Baca juga

Mensos RI Kunjungi Posko Rhieng Blang Meureudu

Demi Membantu Korban Gempa, Komunitas Ini Jualan Puding

Dijelaskannya, angka tersebut bisa saja kembali bertambah sesuai situasi dan kondisi di lapangan. Namun yang penting, kata Khofifah, penyaluran seluruh bantuan dilakukan merata dan proporsional sesuai kebutuhan di lapangan.

"Saya terus memonitor dan meminta tim untuk menyisir para korban gempa di tiga kabupaten yang terdampak parah, yaitu Pidie Jaya, Pidie dan Bireuen. Pokoknya, jangan sampai ada pengungsi yang tidak memperoleh bantuan dan terlantar," tegasnya. 

Ia menambahkan, tim dukungan psikososial Kemensos RI yang terdiri dari psikolog dan relawan telah melaksanakan tugasnya dengan memberikan layanan trauma healing dan konseling kepada korban gempa. "Kita berharap, para korban bisa segera melupakan kejadian gempa dan kembali bangkit dan bersemangat menjalani kehidupan," tambah Menteri Sosial Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa.

Editor : Zainal Bakri
Kategori : Umum, Bireuen, Pidie, Pidie Jaya
www www