Aceh Berkabung Pascagempa Pijay, ASF 2016 dan Agenda Seni Diundur

Aceh Berkabung Pascagempa Pijay, ASF 2016 dan Agenda Seni Diundur
Aceh Surfing Festival
Jum'at, 09 Desember 2016 18:32 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah
BANDA ACEH - Musibah gempa bumi berkekuatan 6,5 skala richter yang melanda Pidie Jaya, Rabu (7/12/2016) telah menyisakan duka mendalam. Sebelumnya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh telah mengagendakan kegiatan Aceh Surfing Festival (ASF) 2016 akan berlangsung Sabtu dan Minggu (10-11/12/2016), di Pantai Kuala Cut Lampuuk, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar.
“Suasana duka masih menyelimuti saudara-saudara kita di Pidie Jaya, jadi kita minta panita surfing juga mengundurkan waktu sekitar seminggu untuk agenda ini. Kita berharap panita juga dapat mengajak pengunjung acara nanti ikut serta menggalang dana sebagai salah satu agenda acara,” ujar Kadisbudpar Aceh, Reza Fahlevi, Jumat (9/12/2016).
Kegiatan sport tourism ASF 2016 yang mengangkat tema 'Challenge the Waves and Enjoy Culture' menurut Sekretaris Pelaksana, Nasrul, dipastikan akan diundur beberapa hari dari jadwal sebelumnya, yakni pada tanggal 14-15 Desember 2016 nanti.

“Aceh Surfing Festival 2016 resmi kita undur yang sebelumnya dijadwalkan 10-11 Desember, kita geser sekitar empat hari dan dipastikan akan berlangsung pada hari Rabu dan Kamis, 14 dan 15 Desember,” kata Nasrul.

Selain suasana berkabung pascagempa Pidie Jaya, Nasrul juga menjelaskan, menurut akurasi dari laman magicseaweed.com, ombak pantai Kuala Cut pada tanggal 14-15 Desember nanti sangat bagus untuk peserta kompetisi surfing.

Ads
"Dari laman tersebut kita dapatkan akurasi sekitar 75 persen ombak sangat mendukung, khususnya bagi surfer yang ikut serta dalam kompetisi baik untuk kelas open dan grommet yang hingga kini sudah 32 peserta yang ikut mendaftar yang memperebutkan hadiah belasan juta rupiah, tropi, tiket pesawat dan doorprize yang telah dipersiapkan panitia,” jelasnya.

Agenda Seni Turut Diundur

Tidak hanya ASF 2016, beberapa agenda yang akan digelar oleh Disbudpar Aceh lainnya juga diundur. Seperti pagelaran seni eksibisi dan malam apresiasi seni yang sebelumnya dijadwalkan 9-12 Desember juga ikut diundur menjadi tanggal 16-19 Desember mendatang yang akan digelar di Taman Budaya Aceh.

“Agenda pagelaran seni sebelumnya sudah kita jadwalkan 9-12 Desember, jadi karena musibah gempa yang melanda Pidie Jaya juga kita undurkan menjadi 16-19 Desember yang nantinya sekaligus dengan acara penyerahan sertifikat warisan budaya tak benda Indonesia 2016,” sebut Kepala UPTD Taman Seni dan Budaya, Suburhan Pagan.

Pada malam yang sama juga, sebut Suburhan, panitia acara juga akan menggelar penggalangan dana untuk Pidie Jaya yang bekerjasa sama dengan Dewan Kesenian Aceh (DKA).

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Aceh Besar, Aceh, Umum
wwwwww