Home >  Berita >  Lhokseumawe

90 Pengguna Jalan Terjaring Razia Pakaian Tak Islami di Lhokseumawe

90 Pengguna Jalan Terjaring Razia Pakaian Tak Islami di Lhokseumawe
Seorang pria terjaring razia dipakaikan kain sarung oleh petugas WH di Lhokseumawe, Jumat (9/12/2016). [Sarina]
Jum'at, 09 Desember 2016 13:04 WIB
Penulis: Sarina

LHOKSEUMAWE - Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) didampingi kepolisian, menjaring sekitar 90 pengguna yang tidak memakai pakaian sesuai syariat Islam. Razia anjuran Qanun Syariat Islam itu berlangsung di depan taman Riyadah, Lhokseumawe, Jumat (9/12/2016).

Kepala Satpol PP dan WH Lhokseumawe, M Irsyadi mengatakan, razia itu merupakan kegiatan rutin dalam rangka menegakkan syariat Islam. Sasaran hari ini menegakkan Qanun Nomor 11 Tahun 2002 tentang Akidah, Ibadah dan Syariat Islam, serta menegakkan Surat Edaran Wali Kota Nomor 02 Tahun 2013 tentang Larangan Duduk Mengangkang.

“Sasaran kami dalam razia hari ini yaitu orang dewasa yang menggunakan pakaian ketat, kaum laki yang menggunakan celana pendek dan perempuan yang tidak menggunakan jilbab. Kita melihat perkembangan kondisi para pengguna jalan baik di pasar atau tempat lain dalam wilayah Kota Lhokseumawe,” ungkap Irsyadi kepada GoAceh.

Irsyadi menambahkan, menurut presentasi semakin banyak pelanggar syariat Islam, maka untuk meminimalisir, diingatkan dengan cara razia seperti ini dan mengajak para masyarakat menyuruh kepada kebaikan dan mencegah yang mungkar.

Ads
“Kepada pelanggar hari ini kita sediakan jilbab untuk wanita yang tidak memakai jilbab, dan memakaikan sarung untuk laki-laki yang menggunakan celana pendek dan wanita menggunakan celana ketat. Sarung dan jilbab langsung kita pakaikan kepada pelanggar di lokasi razia,” pungkasnya.  

Pantauan GoAceh, razia yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB. Jumlah pelanggar terjaring sebanyak 90 orang, terdiri dari 30 orang laki-laki dan 60 orang wanita.

Editor : Kamal Usandi
Kategori : Lhokseumawe, Hukrim
www www