Home >  Berita >  Umum

Pemko Lhokseumawe Diminta Peduli Masyarakat Pesisir

Pemko Lhokseumawe Diminta Peduli Masyarakat Pesisir
Warga Gampong Jawa mengumpulkan pasir dalam karung agar air laut tidak masuk ke rumah mereka, Minggu (4/12/2016). [Sarina]
Minggu, 04 Desember 2016 14:45 WIB
Penulis: Sarina

LHOKSEUMAWE – Pasca abrasi pantai di Gampong Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, warga setempat, meminta pemerintah kota supaya peduli terhadap masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir pantai.

Salah satu korban abrasi, Heru Saputra Lubis (31) mengatakan, rumahnya rusak dan tidak dapat digunakan lagi. Adapun kerugian yang dialami sekira Rp15 juta.

Baca: Cuaca Buruk Masih Selimuti Pesisir Barat-Selatan

“Semua isi rumah terbawa arus air, seperti tempat tidur dan alat-alat elektronik lainnya. Kita sebagai rakyat kecil, berharap pemerintah dapat merentangkan tangan untuk meringankan beban kami,” harap Heru.

Ads
Baca: BMKG: Gelombang di Pesisir Barat Aceh Mencapai 2,5 meter

Warga lainnya, Uty menyampaikan, rumahnya juga kemasukan air setinggi mata kaki. Dirinya merasa khawatir akan terjadi abrasi pantai susulan.

“Pemko Lhokseumawe agar memperhatikan orang-orang yang tinggal di wilayah pesisir,” ucapnya.

Untuk nama-nama korban abrasi hingga saat ini belum didata oleh perangkat gampong. Namun, GoAceh berhasil menghimpun sebagian nama-nama mereka yaitu, Abdul Munir (56), Heru Saputra Lubis (31), Dedek Masjuar Tambunan (32) dan Teuku Mahyuddin (55).

Baca: Pemerintah Aceh Kurang Perhatikan Masyarakat Pesisir

Editor : Yudi
Kategori : Umum, Lhokseumawe
www www