Home >  Berita >  Banda Aceh

Kapolresta: Kerjasama Antar Tokoh Bisa Cegah Radikalisme

Kapolresta: Kerjasama Antar Tokoh Bisa Cegah Radikalisme
Para peserta Forum Discussion berfoto bersama di Mapolresta Banda Aceh, Rabu (16/11/2016). [Istimewa]
Rabu, 16 November 2016 14:01 WIB
Penulis: Safdar

BANDA ACEH - Polresta Banda Aceh menggelar Forum Discussion bertemakan Kontra Radikal dan Deradikalisasi dengan masyarakat kota Banda Aceh di Ruang Machdum Humas Polresta Banda Aceh, Rabu (16/11/2016). Selain pihak kepolisian, acara tersebut juga dihadiri tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Diskusi yang dipimpin langsung Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin dan di dampingi oleh Wakapolresta AKBP Sugeng dan Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Goenawan ini, berlangsung sekitar dua jam.

Selain memberi pemahaman tentang kontra radikal dan deradikalisasi, Kapolresta juga mempersilahkan tokoh-tokoh masyarakat untuk memberikan saran kepada kepolisian untuk menangkal munculnya faham radikal di Banda Aceh.

Kapolresta mengungkapkan, radikalisme dapat dicegah dengan adanya kerjasama tokoh-tokoh masyarakat, agama dan pihak kepolisian.

Ads
Baca: Cegah Kelompok Radikalisme, Ini yang Dilakukan Dayah Futuhul Mu'arif Al-Aziziyah

"Semua memiliki peran penting dalam menangkal munculnya faham radikalisme di masyarakat, baik kepolisian, tokoh agama dan masyarakat. Dengan adanya kerjasama ini, faham radikalisme ini mampu kita tangkal di Banda Aceh,” kata Saladin.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Goenawan menyebutkan, Aceh dengan syar'iat Islamnya merupakan sebuah kekhususan.

“Selama ini telah berperan penting dalam menangkal munculnya radikalisme di Aceh,” ujarnya.

Di akhir diskusi, tokoh agama dan tokoh masyarakat sepakat untuk mendukung aparat kepolisian dalam menangkal munculnya faham radikal.

“Faham radikal haram di Aceh,” ucap salah seorang tokoh masyarakat.                 

Selesai diskusi, Kapolresta mengajak para peserta acara untuk berfoto bersama.

Baca: Pangdam IM: Waspadai Kelompok Radikal Masuk ke Pesantren dan Dayah

Editor : Yudi
Kategori : Banda Aceh, Hukrim
www www