Home >  Berita >  Hukrim

Tak Terima Kegiatan Dihentikan, Anggota MPTT Datangi Rumah Kadis SI

Tak Terima Kegiatan Dihentikan, Anggota MPTT Datangi Rumah Kadis SI
Ilustrasi
Minggu, 30 Oktober 2016 18:16 WIB
Penulis: Dedek
LANGSA - Tak terima kegiatan dihentikan, empat orang anggota Majelis Pengkajian Tauhid dan Tasauf (MPTT) cabang Langsa yang berkedudukan di Gampong Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat mendatangi rumah pribadi Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa, Ibrahim Latif.

"Mereka datang ke rumah dan mencoba untuk memukul saya, kejadian itu terjadi pada Sabtu (29/10/2016), sekitar pukul 10.20 WIB," sebut Ibrahim Latif, kepada GoAceh.

Ia menceritakan, kejadian itu berawal dari beberapa bulan yang lalu, dimana keuchik dan masyarakat Gampong Matang Seulimeng melaporkan jika kegiatan MPTT sudah meresahkan masyarakat dan tidak mendapat izin dari MPU Kota Langsa.

"Keuchik dan masyarakat melapor ke Dinas Syariat Islam dan meminta kegiatan itu dihentikan. Atas laporan itu kita membuat rapat yang dihadiri keuchik, tokoh masyarakat, MPU dan perwakilan MPTT. Dimana dari hasil rapat itu diputuskan sebelum keluar ketetapan MPU maka kegiatan itu dihentikan sementara," ungkapnya.

Ads
Atas keputusan itu, menurut Ibrahim Latif, mereka tidak terima dan mendatangi Dinas Syariat Islam serta MPU. Kegiatan itu kita hentikan sementara agar tidak terjadi keresahan dalam masyarakat sembari menunggu fatwa atau ketetapan dari MPU.

"Jika mereka keberatan seharusnya mendatangi MPU bukan ke rumah saya, karena jika MPU memberikan izin atas kegiatan tersebut, maka bagi kita tidak masalah, tapi kenapa saya yang diserang," ujarnya lagi.

"Sebelum datang ke rumah, terlebih dahulu mereka menelpon dan ingin mengajak ketemu, dan saya jawab hari Senin (31/10/2016) di Kantor Dinas Syariat Islam. Namun, tiba-tiba sekitar pukul 10.20 WIB, mereka datang ke rumah dan langsung masuk sembari memaki-maki dan seorang dari mereka hendak memukul," jelasnya.

Karena kondisi sudah terancam, sambung Ibrahim, dirinya pun langsung lari ke dapur dan menelpon anggota WH sembari berteriak meminta tolong, mengetahui hal itu mereka pun langsung lari dan meninggalkan rumah.

"Saya akan laporkan kejadian ini ke Polisi, karena tidak terima atas perbuatan mereka yang datang ke rumah dengan cara-cara yang tidak sopan," tandasnya.
Kategori : Hukrim, Langsa
www www