Menyantap Depik, Si Penghuni Laut Tawar

Menyantap Depik, Si Penghuni Laut Tawar
Ikan depik, sajian khas dari Tanah Gayo, Aceh Tengah
Minggu, 23 Oktober 2016 21:14 WIB
Penulis: Sita
Salah satu jenis ikan yang mudah ditemui di danau Laut Tawar Gayo, Aceh Tengah adalah ikan depik. Oleh masyarakatnya, ikan seukuran  jari jempol ini dimasak menjadi menu masam jing, pengat, goreng kering maupun sambal lado.
Ikan ikan ini pun mudah ditemui di rumah rumah makan khas Gayo, tapi jika ingin depik yang lebih bervariasi bias berkunjung ke rumah makan Batas Kota Jalan Takengon-Bireuen Kecamatan Kebanyakan, Aceh Tengah.
 
“Awalnya gara gara saya melihat begitu banyak ikan depik di pasar. Trus tidak ada rumah makan yang menyediakan ikan ini sebagai menu,” ungkap Sudarmi (48) pemilik rumah makan Batas Kota tentang niatnya yang begitu fokus menyediakan variasi menu dari ikan depik.

Idenya mendapat penghormatan khusus dari pihak instansi pemerintah setempat. Kini, ketika ada acara pemerintahan di wilayah Takengon, maka rumah makan Batas Kota ini menjadi pilihan untuk mempromosikan menu daerah Takengon. Tapi tidak serta merta karena hal itu saja, karena kelezatan menu yang dihadirkan, rumah makan yang sudah berusia 20 tahun ini selalu penuh oleh pelanggan.

Ada beberapa  jenis resep yang dihadirkan dari ikan kecil ini, yaitu depik masam jing, pengat, goreng kering dan goreng sambal balado.

“Sayur masam jing paling digemari di sini, khususnya oleh para pendatang,” ucap Sudarmi.

Sayur masam jing serupa dengan sayur asam pedas, hanya saja masam jing memiliki resep khusus ala Gayo. Bumbu yang digunakan adalah kunyit, bawang merah, cabai merah, cabai rawit, tomat chery, cabai hijau dan asam sunti.
 
Beberapa bumbu seperti kunyit, cabai merah, bawang merah, cabai rawit dan asam sunti digiling halus dengan blender. Sementara tomat chery dan cabai hijau cukup dipotong potong. Masam jing dimasak dengan cara direbus, bukan ditumis dengan menggunakan minyak. Rasanya segar, gurih dan menghangatkan badan. Pengat juga memiliki rasa yang khas.
 
Bumbunya sama saja dengan masam jing, hanya saja pengat lebih lebih kental dan ia menggunakan sayur gegarang dan andaliman. Sayur yang memiliki aroma yang tajam ini ternyata lebih gurih ketika dimasak pengat.

Rumah makan ini juga memiliki cara goreng ikan depik yang unik. “Saya pakai bumbu dan telur, agar lebih gurih,” ucapnya.
Ads
Editor : Kamal Usandi
Kategori : Bener Meriah, Aceh Tengah, Umum
www www