YARA Surati Bapedal Aceh Pertanyakan Dokumen Amdal Medco

YARA Surati Bapedal Aceh Pertanyakan Dokumen Amdal Medco
Direktur YARA Safaruddin
Selasa, 27 September 2016 21:12 WIB
Penulis: Ilyas Ismail

IDI - Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) mempertanyakan dokumen analis mengenai dampak lingkungan (amdal) PT Medco E&P Malaka ke Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedal) Provinsi Aceh.

“Kami sudah menyurati Badan Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (BLHKP) Aceh Timur, namun katanya mereka tidak menyimpan dokumen amdal PT Medco E&P Malaka. Kami diarahkan untuk meminta ke Bapedal Aceh,” kata Safaruddin dalam siaran persnya diterima GoAceh, Selasa (27/9/2016).

Direktur YARA Safaruddin mengaku, setelah pihak menyurati Bapedal Aceh, pihaknya mendapat informasi melalui surat dari Bapedal Aceh, Amdal Medco tidak dikuasai oleh Bapedal.

Meski demikian untuk mendapatkan dokumen amdal tersebut, YARA dalam waktu dekat akan mengajukan gugatan sengketa informasi publik ke Komisi Informasi Publik Provinsi Aceh, agar Bapedal memberikan salinan dokumen tersebut.

“Untuk itu kami meminta pihak PT Medco E&P Malaka agar membuka dokumen amdalnya secara terbuka ataupun kepada Pemerintah agar Pemerintah dapat menyampaikan dokumen amdal kepada publik, sehingga publik dapat secara bersama mengawasi komitmen perusahaan terhadap lingkungan hidup di sekitarnya,” papar Safaruddin.

“Karena dokumen amdal bukan dokumen rahasia yang harus ditutupi, karena tanpa dokumen itu perizinan lainya juga belum dapat dikeluarkan, seperti izin prinsip dan izin operasional,” kata Safaruddin.

Safaruddin juga meminta pemerintah dan pelaku usaha serius memperhatikan permasalahan lingkungan hidup karena dampak yang timbul dari kerusakan lingkungan akan sangat besar dan berkepanjangan bagi masayarakat.

Ads
Editor:Kamal Usandi
Kategori:Aceh Timur, Aceh, GoNews Group, Umum
wwwwww