Home >  Berita >  Bireuen

Tanggul Darurat di Kuala Ceurape Bireuen Kembali Dihantam Abrasi

Tanggul Darurat di Kuala Ceurape Bireuen Kembali Dihantam Abrasi
Tanggul penahan ombak darurat kembali dihantam abrasi di Kuala Ceurape, Jangka, Bireuen, Kamis (1/8/2016) sore. [Joniful Bahri]
Kamis, 01 September 2016 21:07 WIB
Penulis: Joniful Bahri

BIREUEN - Pascadibangun tanggul penahan ombak secara darurat, abrasi pasang purnama kembali menerjang kewasan Kuala Ceurape, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Kamis (1/8/2016) sekira pukul 18.00 WIB.

Menurut sejumlah warga Kuala Ceurape kepada GoAceh, abrasi pasang purnama kembali menerjang gampong mereka sejak, Rabu (31/8/2016) siang. Namun yang paling parah terjadi tadi sore, karena hampir seluruh pesisir kawasan itu disapu bersih.

“Ruas jalan di kawasan gampong yang telah dibangun dan bantalan tiang pancang penahan tanah lahan warga juga kembali hancur setelah dihantam pasang purnama tadi sore. Bahkan air laut sempat naik ke areal pemukiman penduduk,” kata warga setempat, Ridwan.

Kepala BPBD Bireuen, Farhan Husein yang dikonfirmasi GoAceh, Kamis (1/8/2016) membenarkan kalau kondisi kawasan Kuala Ceurape, Jangka kembali porak-poranda setelah dihantam pasang purnama tadi sore.

Ads
“Setelah mendapat loporan dari warga, kami langsung ke lokasi. Sebagian besar bantalan dari batang kelapa, terutama tiang pancang agar tanahnya bertahan ikut hancur. Bahkan seluruh badan jalannya yang sempat ditangani secara darurat beberapa hari lalu kembali disapu bersih,” katanya.

Diakaui Farhan Husein, guna mengantisipasi hal tersebut maka perlu dibangun jetty atau penahan ombak secara permanen di pinggir pantai. Untuk pembangunan itu, maka membutuhkan anggaran besar dan tidak bisa dengan dana daerah, kecuali ABPA atau dana Pusat.

Editor : Kamal Usandi
Kategori : Bireuen, GoNews Group, Umum
www www