Abrasi Mengganas, Balasan Keluarga Kuala Ceurape Bireuen Mengungsi

Abrasi Mengganas, Balasan Keluarga Kuala Ceurape Bireuen Mengungsi
Tanggul penahan ombak darurat kembali dihantam abrasi di Kuala Ceurape, Jangka, Bireuen, Kamis (1/8/2016) sore. [Joniful Bahri]
Kamis, 01 September 2016 21:43 WIB
Penulis: Joniful Bahri

BIREUEN - Pascaabrasi akibat pasang purnama, balasan kepala keluarga yang menetap di kawasan pesisisr Gampong Kuala Ceurape, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, terpaksa mengungsi.

Menurut sejumlah warga Kuala Ceurape, kepada GoAceh, Kamis (1/9/2016), warga terpaksa mengungsi setelah abrasi hantaman pasang purnama terjadi tadi sore, bahkan air laut sempat naik ke pemukiman penduduk.

“Ada sekitar 16 kepala keluarga (KK) yang selama ini menetap di kawasan pinggir pantai terpaksa mengungsi sementara ke tempat keluarga dekatnya yang dianggap aman,” kata salah seorang warga Kuala Cerape, Tarmizi.

Bahkan hingga saat ini, balasan kepala keluarga masih tetap bertahan ditempat yang aman, guna menghindari luapan air laut akibat pasang purnama tersebut.

Kepala BPBD Bireuen, Farhan Husein yang dikonfirmasi GoAceh, Kamis (1/9/2016) malam membenarkan kondisi kawasan Kuala Ceurape, kembali porak-poranda setelah dihantam pasang purnama tadi sore.

“Bahkan informasi terakhir dari perangkat Gampong setempat, ada warga yang harus mengungsi ke tempat yang lebih aman, karena takut air laut kembali naik bila pasang purnama susulan mala mini,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, abrasi pasang purnama kembali menerjang kawasan Kuala Ceurape, Kecamatan Jangka, Kamis (1/8/2016) sekira pukul 18.00 WIB. Bahkan ruas jalan di kawasan Gampong yang telah dibangun dan bantalan tiang pancang penahan tanah lahan warga kawasan pesisir pantai juga kembali hancur setelah dihantam pasang purnama tadi sore.

Ads
Editor : Kamal Usandi
Kategori : GoNews Group, Umum, Bireuen
www www