Diduga Karena Ikut Acara FSPPP-SPSI Rumah Karyawan Dipalang

Diduga Karena Ikut Acara FSPPP-SPSI Rumah Karyawan Dipalang
Rumah Sapri yang dipalang Manager PT MPLI. [Suparmin]
Rabu, 31 Agustus 2016 00:43 WIB
Penulis: Suparmin

KUALASIMPANG - Dampak dari bergabungnya Karyawan PT Mestika Prima Lestari Indah menjadi anggota serikat pekerja SPPP-SPSI, menyebabkan pintu dan jendela rumah dinas Sapri di Afdeling II dipalang oleh pihak Managemen PT MPLI.

"Sepulangnya saya dari Medan mengikuti Musdalub FSPPP-SPSI Provinsi Aceh, melihat seluruh pintu dan jendela rumah yang saya tempati sudah dipalang dengan papan manager perusahaan," ungkap Sapri kepada GoAceh, Selasa (30/8/2016).

Sapri menyebutkan, saat mengikuti Musdalub SPSI Aceh tersebut, istrinya sedang berada di rumah orang tuanya di kampung Alur Tani Dua. Sedangkan yang menjaga rumah adalah adik iparnya, Riki, (27).

"Riki diperintahkan untuk keluar rumah, Sudarno datang bersama Asisten Afdeling Dua, Miswansyah dan seorang satpam serta seorang anggota Polsek Tamiang Hulu. Saat itu Sudarno langsung memerintahkan untuk memalang seluruh pintu dan jendela rumah," ujar Sapri.

Seluruh barang-barang milik keluarga Sapri hingga kini masih berada di dalam rumah tersebut. "Jangankan mau masak nasi, ganti baju saja tidak bisa," ungkap Sapri yang kini terpaksa harus tinggal bersama mertuanya di Kampung Alur Tani Dua.

Ketua Pimpinan Cabang  FS.PPP-SPSI Kabupaten Aceh Tamiang, Tedi Irawan menyebutkan pihaknya telah melaporkan kejadian ini ke PD FSPPP-SPSI Aceh dan Pimpinan Pusat SPSI di Jakarta.

"Tindakan PT MPLI terhadap pengurus PUK SPSI karena pihak managemen takut kalau SPSI akan menguak berbagai dugaan kejahan dan pelanggaran terhadap Undang-undang Ketenagakerjaan," kata Tedi Irawan.

Sementara itu, Direksi PT MPLI, Joni Rusli dan Manager, Sudarno tidak berhasil dikonfirmasi GoAceh. Beberapa kali dicoba hubungi ke nomor telepon genggam milik keduanya tidak aktif.

Ads
Editor : TAM
Kategori : Aceh Tamiang, Umum
www www