Home >  Berita >  Umum

Kasus Cerai PNS di Aceh Tamiang Diprediksi Meningkat

Kasus Cerai PNS di Aceh Tamiang Diprediksi Meningkat
Kepala BKPP Aceh Tamiang, Syamsuri.
Selasa, 23 Agustus 2016 18:45 WIB
Penulis: Suparmin

KUALASIMPANG - Angka perceraian rumah tangga di kalangan PNS Kabupaten Aceh Tamiang diprediksi meningkat dibandingkan dengan tahun 2015 lalu yang hanya 28 kasus.

"Hingga bulan Agustus ini, sudah 26 kasus percekcokan dalam rumah tangga PNS yang masuk di BKPP. Yang kasusnya sudah selesai dan diputuskan cerai oleh Mahkamah Syar’iyah Kualasimpang sebanyak 19 kasus," kata Kepala BKPP Aceh Tamiang, Syamsuri kepada GoAceh, Selasa (23/8/2016).

Syamsuri yang didampingi, Kabid Kesra dan Informasi, Nur Aulia Angkat, kepada GoAceh menjelaskan, setidaknya ada 5 kasus rumah tangga PNS berhasil didamaikan kembali melalui mediasi oleh BKPP.

"Setelah SK izin perceraian yang ditandatangani oleh bupati keluar dan proses dilanjutkan ke Mahkamah Syar’iyah, semuanya ada 19 pasangan suami istri yang diputuskan cerai. Selain itu 5 pasangan berhasil dirukunkan dan 2 pasang lagi masih dalam proses di BKPP," katanya.

Kasus cerai PNS ini didominasi oleh tenaga pendidik, yakni 10 kasus dan tenaga kesehatan sebanyak 6 kasus. Sedangkan selebihnya dari berbagai SKPK. "Butuh penanganan pencegahan awal untuk dilakukan pembinaan terhadap PNS sehingga laju perceraian bisa ditekan seminimal mungkin," tambah Nur Aulia Angkat. 

Ia menjelaskan, kebanyakan perceraian PNS disebabkan adanya kasus perselingkuhan dan karena unsur faktor pendapatan. "Selingkuh dan faktor keuangan atau persoalan pendapatan istri lebih besar dari suami juga penyebab terjadinya perceraian," ujar Aulia.

Ads
Editor : TAM
Kategori : Umum, Pemerintahan, Aceh Tamiang
www www