Home >  Berita >  Aceh Utara

LSM GRAM: Gajah Liar Beraksi Karena Habitatnya Terganggu

LSM GRAM: Gajah Liar Beraksi Karena Habitatnya Terganggu
Direktur LSM GRAM saat meninjau lokasi kawanan gajah liar di pedalaman Cot Girek, Aceh Utara, Sabtu (20/8/2016). [Jamaluddin Idris].
Sabtu, 20 Agustus 2016 21:40 WIB
Penulis: Jamaluddin Idris
LHOKSUKON - Kawanan gajah liar dalam sebulan terakhir ini terus mengusik tanaman warga di pedalaman Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara. Tiga dusun, seperti Alue Buloh, Abong-Abong dan Leubok Tilam Timur di Gampong Cot Girek porak poranda.Menurut LSM Gerakan Rakyat Aceh Membangun (GRAM), konflik gajah dengan manusia di kawasan itu, lebih disebabkan karena habitat gajah telah terusik. Habitat gajah di hutan alam di kawasan tersebut kemungkinan besar terganggu, sehingga gajah liar beraksi. Sasaran utama amukan gajah adalah perkebunan warga di daerah terdekatnya. Direktur LSM GRAM, Muhammad Azhar, mengungkapkan hal itu kepada GoAceh saat ditemui di Lhoksukon, Sabtu (20/8/2016). Pihaknya juga mengaklu sudah terjun ke lokasi kawanan gajah liar pedalaman Cot Girek.

"Dari laporan masyarakat, kebun warga kawasan pedalaman Cot Girek sebulan terakhir diusik gajah liar, sehingga kami ke lokasi tadi. Saya rasa ini terjadi akibat adanya konflik manusia dengan gajah," kata Muhammad Azhar.

Menurutnya, konflik gajah dengan manusia di daerah tersebut merupakan imbas dari lahan hutan alam yang terus menerus dikonversi masyarakat atau perusahaan menjadi perkebunan kelapa sawit. Dengan demikian, habitat gajah di pedalaman Cot Girek terusik.

Ads
"Mungkin itu sebabnya gajah-gajah liar itu masuk ke perkebunan atau perkampungan masyarakat. Sebab jalan gajah itu telah beralih fungsi menjadi perkebuan dan perkampungan. Sebenarnya gajah tidak akan mau masuk perkampungan kalau habitat mereka tidak terusik," ujarnya.

www www