Sebelum Dicambuk 194 Kali, Terpidana di Aceh Selatan Dites Kesehatan

Sebelum Dicambuk 194 Kali, Terpidana di Aceh Selatan Dites Kesehatan
Ilustrasi
Jum'at, 19 Agustus 2016 20:34 WIB
Penulis: Al Fahd Radi Fahlefi
TAPAKTUAN – Sebelum menjalani eksekusi uqubat cambuk, terpidana terlebih dahulu diperiksa kesehatan. Ternyata dua terpidana yang dijadwalkan cambuk, usai shalat Jumat (19/8/2016) di Masjid Al Ikhsan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan, gagal dieksekusi.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tapaktuan, Irwinsyah melalui Kasi Pidana Umum (Pidum), Zainul Arifin mengatakan, terpidana Tarmizi, warga Gampong Lhok Sialang Rayeuk, Kecamatan Pasie Raja, tidak bisa menjalani hukuman cambuk karena tekanan darah (tensi) naik mencapi 210 per detik.

“Terpidana jarimah pemerkosaan terhadap anak ini gagal dieksekusi setelah kesehatannya diperiksa. Tim medis mengatakan kesehatan terpidana dalam kondisi tidak baik. Ia mengalami tekanan darah tinggi,” papar Zainul Abidin kepada GoAceh, Jumat (19/8/2016) usai melaksanakan eksekusi 2 terpidana.

Ia menambahkan, kesehatan terpidana juga diperiksa secara berulang-ulang pada saat menjalani eksekusi. Jika tim medis menganjurkan untuk dihentikan, maka eksekusi segera menghentikan demi kesehatan terpidana. 

“Tarmizi divonis Mahkamah Syar’iyah Tapaktuan melalui putusan nomor 0005/JN/2016/Msy-TTN tanggal 16 Juni 2016 dengan uqubat cambuk sebayak 194 setelah dipotong masa tahanan. Walaupun di kesempatan ini gagal dicambuk, namun vonis ini tetap dilaksanakan pada pekan selanjutnya,” terang Zainul Arifin.

Ads
Diberitakan sebelumnyaAli Imran penduduk Sawah Tingkeum, Kecamatan Bakongan Timur, terpaksa dihentikan eksekusi oleh tim medis setelah menjalani hukum cambuk sebanyak 125 kali dari 156 hukuman yang ditetapkan.

Hal serupa juga dialami Dedi Firmansyah warga Gampong Tampang, Kecamatan Samadua, Jarimah zina dengan anak di bawah umur, eksekusi dihentikan setelah menjalani 100 kali cambuk. Terpidana ini kembali menjalani sisa cambuk sebayak 43 kali lagi di Masjid Al Ikhsan, Samadua.

Editor : Kamal Usandi
Kategori : Aceh Selatan, Hukrim
www www