Momen Peringatan HUT ke-17 RI, Ikan Segar Langka

Momen Peringatan HUT ke-17 RI, Ikan Segar Langka
Nelayan di Gosong Telaga, Singkil Utara libur melaut pada HUT ke-71 RI. Mereka meramaikan hari kemerdekaan dengan bertanding panjat pinang dan lomba dayung sampan disungai. [Helmi]
Kamis, 18 Agustus 2016 13:34 WIB
Penulis: Helmi

SINGKIL - Tidak seperti biasanya, pada momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Kemerdekaan RI tahun ini, harga Ikan segar di Kabupaten Aceh Singkil mengalami kelangkaan. Kondisi ini terjadi sejak sepekan terakhir, dampak badai melanda wilayah Kabupaten Aceh Singkil serta kawasan perairan lainnya.

Nelayan di Gosong, Singkil Utara, Yardi, (45) menyebutkan, kondisi masih dilanda badai, sehingga banyak nelayan yang belum melaut. “Apalagi kemarin 17 Agustus, mereka juga libur kerja untuk merayakan hari kemerdekaan negara kita, ujarnya Kamis (18/8/2016).

Dari pantauan GoAceh, suasana di lokasi pekan mingguan Gampong Kilangan, terlihat sepi. Lapak-lapak pedagang ikan yang biasanya terlihat ramai memadati lokasi, pekan hari ini kosong melompong. Hanya satu dua pedagang ikan segar yang membuka berjualan.

"Tidak ada yang jual ikan hari ini di pecan. Ada cuma ikan maning, itu pun harganya Rp15 ribu, biasa hanya Rp5 sampai Rp7 ribu," kata seorang warga Singkil, Ika.

Ads
Sehari sebelumnya, infomasi dari beberapa warga, harga ikan menjadi dua kali lipat dari harga biasanya. Jenis ikan gembolo, gabu dan kakap yang biasa bekisar Rp30 sampai Rp35 ribu menjadi Rp50 ribu lebih. Sedangkan ikan dencis, tongkol dan lainnya biasa Rp20 ribu melonjak menjadi Rp40 ribu.

Editor:TAM
Kategori:Aceh Singkil, Ekonomi
wwwwww