Home >  Berita >  Langsa

Melawan saat Ditangkap, Bandar Sabu Jaringan Malaysia Ditembak Polisi

Melawan saat Ditangkap, Bandar Sabu Jaringan Malaysia Ditembak Polisi
Ilustrasi
Jum'at, 12 Agustus 2016 15:03 WIB
Penulis: Dedek
LANGSA - Seorang bandar narkoba jenis sabu jaringan Malaysia, berinisial WD (40), warga Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang, terpaksa dilumpuhkan peluru di perut oleh aparat Sat Res Narkoba Polres Langsa. Lokasinya di kawasan Bendahara, karena mengancam mentembak petugas saat ditangkap, Kamis (11/8/2016), dini hari.Kapolres Langsa, AKBP Iskandar ZA, melalui Plh Kasat Res Narkoba, Iptu Agung Wijaya Kusuma, kepada GoAceh, Jumat (12/8/2016) menjelaskan, penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat terkait peredaran sabu-sabu yang kian meresahkan masyarakat Kota Langsa tersebut.

Atas informasi tersebut, pada Rabu (10/8) sekitar pukul 20.00 WIB Polisi berhasil menangkap MD dan F di salah satu rumah di Gampong Jawa, beserta dua paket sabu-sabu. Tidak sampai disitu, petugas pun terus melakukan pengembangan terkait jaringan sabu tersebut.

Lalu, kata Agung, beberapa puluh menit kemudian atau malam itu juga, Polisi kembali berhasil meringkus tersangka HU di salah satu warung internet (Warnet) di Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota." Dari ketiga tersangka yang ditangkap itulah, diperoleh nama bandar sabu-sabu berinisial WD itu,"ucapnya.

Ads
Kemudian, pada malam itu juga, dirinya bersama tim dengan mengendarai dua unit mobil operasional Polres Langsa, langsung bergerak untuk melakukan peenangkapan terhadap WD di daerah tempat tinggalnya, kawasan pedalaman Sungai Yu, Kecamatan Bandahara, Aceh Tamiang. 

"Memasuki Kamis (11/8/2016) dini hari itu atau sekitar pukul 01.00 WIB, awalnya kita coba memancing WD, dan salah seorang anggota kita Bripka M Nasir, melakukan penyamaran untuk bertransaksi dengan pelaku WD," terangnya.

Namun, saat penyamaran itu berlangsung, sambung Iptu Agung, tersangka WD ternyata curiga, sehingga dia langsung mengeluarkan senpi jenis Airsof Gun dan langung menodongkan ke Bripka M Nasir. Melihat situasi itu, Bripda Nanda dengan membawa senpi laras panjang turun dari mobil untuk menangkap pelaku WD.

Melihat itu, pelaku WD langsung kabur dari lokasi. Kemudian awalnya aparat sempat melepaskan tembakan peringatan ke udara sebanyak dua kali, namun tersangka WD tak menghiraukannya dan sambil berlari mengarahkan moncong senpinya ke petugas. 

"Pada saat itulah seorang anggota langsung mengarahkan tembakan ke pelaku untuk melumpuhkannya, dan mengenai bagian perut. Saat diperiksa tersangka WD ditemukan enam paket sabau dan satu pucuk senpi Airsof Gun," jelas Iptu Agung lagi

Lanjut Iptu Agung, pasca kejadian itu, WD langsung dibawa ke RSUD Langsa, untuk menjalani perobatan atas luka tembaknya tersebut. Hingga kemarin WD masih dalam penanganan medis pihak rumah sakit setempat dan dijaga ketat aparat keamananan setempat.

Ia juga menambahkan, bahwa sebelumnya petugas juga telah berhasil menangkap 3 tersangka sabu lainnya yang terkait dengan WD, yakni MD (19), warga Gampong Birem Butong, Kecamatan Langsa Barat, F (16), warga Kecamatan Langsa Kota, dan HS (2), warga Peureulak, Aceh Timur. 

Kategori : Langsa, GoNews Group, Hukrim
www www