Home >  Berita >  Langsa

Berpakaian Ketat, 30 Wanita Terjaring Razia WH Langsa

Berpakaian Ketat, 30 Wanita Terjaring Razia WH Langsa
Ilustrasi
Sabtu, 30 Juli 2016 14:55 WIB
Penulis: Dedek
LANGSA- Sebanyak 30 wanita berpakaian ketat dan tidak menggunakan jilbab terjaring razia Polisi Wilayatul Hisbah bersama Dinas Syariat Kota Langsa,Aceh.Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa, Ibrahim Latif, kepada GoAceh, via telepon, Sabtu (30/7/2016), menuturkan, 30 wanita itu merupakan warga Kota Langsa dan Aceh Tamiang yang terdiri dari anak perempuan ABG dan ibu rumah tangga (IRT).

"Mereka terjaring razia yang digelar Dinas Syariat Islam beserta WH yang dibantu oleh personel Polres Langsa dan Polisi Militer (PM) di Jalan A Yani Langsa atau tepatnya depan Pos Kupi," kata Ibrahim.

Ibrahim menjelaskan, ke 30 wanita yang terjaring razia itu dibawa ke Kantor Dinas Syariat Islam untuk dilakukan pembinaan serta membuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi perbuatannya.

Ads
Wanita-wanita yang terjaring razia itu, menurut Ibrahim, pada umumnya telah sering diberikan nasihat serta pembinaan ditempat. Namun, tidak ada perubahan, mereka masih membandel dengan tetap berpakaian ketat dan tidak berjilbab.

"Kali ini mereka kita bawa ke kantor untuk dilakukan pembinaan yang intensif dan kita panggil keluarganya. Kepada pihak keluarga kita minta membawa rok dan pakaian yang tidak ketat (longgar)," ujarnya.

Sambung Ibrahim, setelah hadir pihak keluarga maka kita berikan nasihat. Lalu, diganti pakaian yang ketat dengan yang longgar, dipakaikan rok serta jilbab. Setelah itu mereka menanda tangani surat pernyataan tidak lagi mengulangi lagi perbuatannya, baru kemudian kita kembalikan kepada orang tua masing-masing.

"Kita berharap kepada para orang tua khususnya suami, agar memerintahkan anak-anak perempuannya serta istrinya untuk berpakaian yang islami bila keluar rumah. Karena, itu perintah Allah SWT dan sebagai seorang muslim maka kita wajib menjalaninya,"terangnya.

Ia menambahkan, kedepan pihaknya akan lebih bertindak tegas terhadap pelanggar-pelanggar syariat islam. Selain itu, kita juga mengharapkan dukungan semua pihak terutama para orang tua dan suami agar terus mengawasi anaknya supaya tetap berpakaian islami jika keluar rumah.

"Berpakaian islami saat keluar rumah dapat mencegah terjadinya perbuatan-perbuatan yang dilarang agama,"tandasnya.

Kategori : Langsa, GoNews Group, Umum
www www