Home >  Berita >  Aceh Tengah

Tak Kunjung Terima SK, 85 Guru K2 Demo Kantor Bupati Aceh Tengah

Tak Kunjung Terima SK, 85 Guru K2 Demo Kantor Bupati Aceh Tengah
Para guru tenaga honorer K2 asal sekolah swasta melakukan demo menuntut SK dan NIP di Kantor Bpati Aceh Tengah, Kamis (28/7/2016)
Kamis, 28 Juli 2016 18:15 WIB
Penulis: Syamsul Bahri
TAKENGON - Sebanyak 85 orang guru tenaga honorer kategori 2 di sejumlah sekolah swasta di Aceh Tengah menggelar aksi demo di Kantor Bupati, Kamis (28/07/2016).Para tenaga pendidik tersebut menuntut hak mereka berupa SK PNS yang sudah dua tahun dalam penantian namun tak kunjung tiba, karena mereka tenaga pendidik di sekolah swasta. Maka SK tidak dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kemenpan RI.

Sementara guru yang mengajar di sekolah negeri dan terdaftar sebagai tenaga honorer kategori 2 sudah dua tahun lalu mendapat SK.

Asisten III Sekdakab Aceh Tengah, Rijaluddin, mengaku kaget dengan kedatangan guru ini, karena menurutnya semua peroses pengajuan SK dan NIP mereka selalu dilakukan dengan melibatkan perwakilan yang telah ditunjuk oleh para guru, bahkan hingga ke BKN sekalipun.

Ads
"Kenapa harus datang seperti ini, padahal komunikasi kita tidak pernah putus dan setiap kita berusaha mengupayakan mengenai kepastian nasib SK dan NIP para guru, selalu melibatkan ketua perwakilan yang telah kalian tunjuk, mulai dari pengurusan ke Gubernur. Bahkan, ke Kemenpan RI sekalipun sudah pernah dibawa oleh Bapak Bupati," kata Rijal.

Lebih jauh Rijaluddin yang juga pernah menjabat sebagai Kepala BKPP Aceh Tengah menjelaskan, bahwa ini bukan kewenanan Bupati dan Gubernur, melainkan kewenangan Pemerintah Pusat.

Lanjutnya, terkait informasi pengangkatan tenaga honorer sekolah swasta di Papua, maupun daerah lainnya, itu informasi yang belum bisa dipercaya, karena Peraturan Presiden terkait hal ini belum direvisi.

Rijaluddin mengaku selama ini yang ikut serta dalam setiap pengurusan hanya perwakilan, tapi jangan dianggap mereka sudah membelot. "Kita juga sudah berupaya supaya DPR Aceh juga terlibat dalam memperjuangkan nasib para guru honorer status K2 sekolah swasta sesuai dengan kemampuan daerah," ujarnya.

Sekda Aceh Tengah, Kairimansyah ketika ditemui usai pertemuan dengan para pendemo, kepada GoAceh mengatakan, mudahah-mudahan Pemerintah Pusat dalam waktu dekat dapat merealisasikan tuntutan para guru honorer ini.

"Kita akan berupaya mengusulkan ke Pemerintah Pusat, melalui perwakilan daerah baik melalui DPR maupun DPD, agar mendesak Pemerintah Pusat untuk merevisi PP yang memilah-milah antara guru tenaga honorer K2 yang mengajar di sekolah negeri dan yang mengajar di sekolah swasta," demikian Khairiman.

Editor : Kamal Usandi
Kategori : Aceh Tengah, Pendidikan
www www