Kuliner Harus Menjadi Pariwisata Utama di Kota Lhokseumawe

Kuliner Harus Menjadi Pariwisata Utama di Kota Lhokseumawe
Muklis Azhar meyampaikan materi pada seminar pariwisata oleh Kemenpar RI di Lhokseumawe, Rabu (20/7/2016)
Rabu, 20 Juli 2016 17:40 WIB
Penulis: Sarina
LHOKSEUMAWE - Seiring menipisnya pendapatan negara di sektor minyak dan gas, Kementerian Pariwisata RI gencar meningkatan kapasitas untuk pelaku pariwisata. Hal itu bertujuan untuk mengangkat program pariwisata menjadi devisa utama.Kepala Seksi Hiburan dan Promosi Objek Wisata pada Dinas Perhubungan Pariwisata dan Kebudayaan (Dishubparbud) Kota Lhokseumawe, Diana Rosa mengatakan, destinasi pariwisata di Kota Lhokseumwe harus didukung oleh kesediaan kuliner khas.

"Maka dari itu kita membuat peningkatan kapasitas ini di bidang kuliner. Para undangan seminar hari ini yang berjumlah 35 orang adalah dari kalangan sadar wisata di Kota Lhokseumawe," ucapnya dalam seminar pariwisata di Hotel Harun Square Kota Lhokseumawe, Aceh, Rabu (20/7/2016).

Ia juga mengatakan, adapun manfaat dari seminar ini untuk mereka, agar bisa mengetahui dan berbagi terutama dalam hal kuliner khas daerah. Misalnya, mereka bisa mengetahui bagaimana pengolahan makanan dengan baik, higienis atau bersih, serta bisa termotivasi dari kiat-kiat sukses dalam dunia wisata.

Ads
"Harapan saya ke depannya setelah seminar ini, para undangan dapat mengetahui bagaimana cara menarik pelanggan dan membuat pelanggan atau pengunjung betah. Maka kita perlu menjaga kebersihan tempat, makanan maupun pelayanan prima harus diutamakan," ujarnya.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Lhokseumawe, GoNews Group
wwwwww