Loket Liar di Kuala Simpang Kembali Menjamur tanpa Penertiban

Loket Liar di Kuala Simpang Kembali Menjamur tanpa Penertiban
Pelataran terminal Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang sunyi dari antrean bus, Sabtu (16/7/2016). (Suparmin)
Sabtu, 16 Juli 2016 21:01 WIB
Penulis: Suparmin

KUALASIMPANG - Loket penjualan tiket penumpang bus angkutan umum di Kota Kualasimpang, Kabupaten Aceh Tamiang, kembali menjamur pacsa-penertiban beberapa bulan lalu.

Catatan GoAceh, penertiban loket liar baru dilakukan oleh petugas Dishubkominfo pada 20 Februari 2016. Bahkan kala itu, Kepala dishubkominfo, Syahrul Wan Diman kepada wartawan menyebutkan komitmennya, sejak pagi sampai malam hari petugasnya secara rutin melakukan kontrol di beberapa titik agar tidak ada lagi terlihat loket liar.

“Kini tidak ada lagi alasan apapun bagi mereka pengelola loket liar untuk enggan pindah dan beroperasi di terminal Kualasimpang. Sebab semua fasilitas di terminal sudah direhab dan diperbaharui oleh pemerintah,” ujar Syahrul WD ketika itu.

Banyaknya loket liar ini sangat merugikan PAD Aceh Tamiang. "Retribusi tidak memadai karena bus tidak masuk terminal, dari loket liar langsung berangkat ke kota tujuan. Sementara petugas retribusi wajib menyetor kepada kepala terminal sesuai target, yakni Rp700 ribu selama 24 jam," ungkap seorang petugas yang namanya enggan disebutkan, Sabtu (16/7/2016).

Ads
Kadishukominfo Aceh Tamiang, Syahrul WD dan Kepala Terminal Kualasimpang, Taufiq sejak Kamis (13/7/2016) hingga hari ini belum berhasil temui, sedangkan nomor ponsel keduanya belum bisa dihubungi. Saat ini masih diupayakan untuk konfirmasi selanjutnya.

Editor : Kamal Usandi
Kategori : Aceh Tamiang, GoNews Group, Umum
www www