Ini Penyebab Pesawat Milik Maskapai Transnusa Tujuan Bandara Halim Perdana Kusuma Delay di Dumai

Ini Penyebab Pesawat Milik Maskapai Transnusa Tujuan Bandara Halim Perdana Kusuma Delay di Dumai
Pesawat Fokker 70 milik Transnusa saat melakukan persiapan sebelum lepas landas dari Bandara Pinang Kampai (Dumai) menuju Bandara Halim Perdana Kusuma (Jakarta).
Senin, 13 Juni 2016 12:51 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
DUMAI - Pesawat jenis Fokker 70 milik maskapai penerbangan Transnusa, Senin (13/6/2016) sekitar pukul 11.15 WIB mengalami keterlambatan penerbangan di Bandara Pinang Kampai, Kota Dumai, Riau. Kejadian itu diketahui pilot setelah seluruh penumpang menaiki pesawat. Akibat adanya kendala teknis, penumpang terpaksa turun kembali.

Pihak manajemen maskapai Transnusa, Hadi saat dikonfirmasi GoRiau.com, terkait kejadian tersebut mengatakan, bahwa starter engine pada engine 1, lengket. Sehingga mesin tidak bisa dihidupkan.

"Tadi langsung diperbaiki oleh teknisi kita (Transnusa, red). sekitar 25 menit, engine 1 sudah bisa kembali berfungsi. Sehingga penumpang sudah bisa kita terbangkan menuju Bandara Halim Perdana Kusuma," urainya.

Pukul 11.40 WIB, penumpang pesawat maskapai Transnusa dipanggil melalui pengeras suara bandara untuk boarding. Pukul 11.48 WIB, pesawat jalan dari Appron ke Taxiway, untuk persiapan lepas landas di Runway. Pukul 11.50 WIB, pesawat masuk ke landasan (runway, red). Pukul 12.00 WIB, pesawat berhasil take off.

Ads
Sementara itu Kepala UPT Bandara Udara Pinang Kampai, Catur Hargowo kepada GoRiau.com, membenarkan adanya kendala teknis pada starter engine 1 pesawat Fokker 70 milik Transnusa. Pesawat pun sudah diperbaiki.

"Total penumpang yang terbang dari sini (Bandara Pinang Kampai, red) menuju Jakarta (Bandara Halim Perdana Kusuma, red), sejumlah 54 orang. Kita berharap, pihak maskapai melakukan pengecekan kembali saat pesawat tiba di Jakarta nanti," ulas Catur mengakhiri.

Informasi yang dirangkum GoRiau.com di Bandara Pinang Kampai, kejadian delay seperti ini baru kali ini dalam rentang waktu bulan Januari hingga bulan Juni sekarang ini. Hal ini seharusnya menjadi perhatian pihak maskapai jelang arus mudik nanti, dalam mempersiapkan kondisi pesawatnya. ***
Kategori : Uncategories
www www