Ini Kata Praktisi IT Terhadap Website Pemko Subulussalam

Ini Kata Praktisi IT Terhadap Website Pemko Subulussalam
Bahagia Solin
Kamis, 09 Juni 2016 16:01 WIB
Penulis: Wahda

SUBULUSSALAM - Praktisi desainer website dari Universitas Muhammadiyah Manggelang (UMM) asal Kota Subulussalam Bahagia Solin mengaku kasihan kepada Pemerintah Kota asalnya. Pasalnya, setelah menganggarkan ratusan juta per tahun untuk pembuatan website tapi giliran pengelolaannya tidak maksimal.

Menurut Bahagia, website sederhana itu harganya sangat murah, bahkan dengan modal Rp 300 ribu, sudah bisa membuatnya. Ia menyebutkan, harga domain itu berkisar Rp 150 sampai Rp 500 ribu. Sedangkan harga hosting mulai Rp 180 ribu hingga Rp 10 juta.

Rincinya lagi, dengan uang Rp 300 ribu sudah bisa memiliki domain, hosting, free email POP3, selama setahun. Hanya saja kapasitas hosting 250 megabytes (MB). Menurutnya, website dengan nominal Rp 300 ribu itu belum termasuk jasa dan maintenance.

"Beli domain dan hosting itu murah, bahkan Rp 300 ribu bisa buat website. Saya lihat web Pemko dan DPRK Subulussalam sama dengan web yang pernah saya buat untuk Kantor dinas di Magelang. Kalau web Pemko Subulussalam, biayanya sampai ratusan juta itu tidak masuk akal dan itu menyakiti rakyat," ujar Bahagia kepada GoAceh melalui siaran pers, Kamis (9/6/2016).

Ads
Selain itu, Bahagia menegaskan, jika sebuah website akan dipasang templates (tampilan) dengan tidak free, maka harga templates termahal paling mahal Rp5 juta rupiah. "Kalau pakai CMS Joomla, Mamboo, Wordpress, atau Blogspot banyak yang gratis. Jika hendak beli paling mahal Rp5 juta," tukasnya menguraikan.

Menurut dia, untuk standar pembuatan website normal sebuah perusahaan saja per tahun paling tidak Rp 3 juta sudah bisa bagus. Itu biasanya sudah termasuk maintenance, update, dan teknis lainnya. Jika hosting website cukup besar, misalnya 2 gigabytes, per tahunnya Rp 2 juta. Ini tergantung server yang menyediakan.

"Coba lihat website Pemko Surabaya di Jawa Timur mereka pakai CMS Joomla, mereka buatnya bagus dan biayanya saya rasa tidak mencapai ratusan juta," sindir Bahagia.

Saya lihat Pemko Subulussalam telah menghabur-haburkan anggaran rakyar, demi sebuah webseti yang dikelola asal-asalan.

Editor : Kamal Usandi
Kategori : Subulussalam, GoNews Group, Pemerintahan, Umum
www www